News Feed

Jersey Siasat Surowono Persedikab Kandung 4 Filosofi Penting Ini

satuwarta.id – Persedikab Kabupaten Kediri akhir-akhir ini sedang menjadi perbincangan di lini masa, berkat jersey tandangnya yang memiliki filosofi untuk menceritakan ke masyarakat luas tentang Siasat Surowono melalui medium jersey.

Seperti diketahui, jersey kedua Persedikab musim 2023/2024 tersebut terlihat unik, cachi, dan elegan hingga menginspirasi banyak pihak. Sehingga berhasil menembus pasar jersey internasional, berkat salah satu influencer yang menyarankan untuk dibawa ke Forum Classic Football Shirts (CFS).

Media Officer (MO) Persedikab Dimas Andhika menjelaskan, meluapnya minat netizen terhadap jersey tak lepas dari adanya empat unsur cerita di balik meriahnya desain jersey Persedikab. Menurutnya, perjalanan jersey bertemakan “Siasat Surowono” itu menceritakan tentang daerah Surowono dan Kali Serinjing bagi Kabupaten Kediri.

“Sama seperti tahun-tahun kemarin, kami ingin mengangkat budaya daerah. Jadi medium jersey Persedikab ini saya rasa paling luas untuk memberikan pengetahuan atau gambaran tentang kondisi di lingkungan,” terang pria yang akrab disapa Dimas.

Diterangkan, unsur pertama dalam jersey tersebut terdapat seperti huruf S. Dimana, menggambarkan pola layaknya sudetan aliran sungai dan irigasi bawah tanah. Mengingat irigasi yang dimaksud sampai saat ini masih difungsikan sebagai aliran untun persawahan.

Unsur kedua menggambarkan Gunung Kelud sebagai sumber daya alam utama bagi masyarakat sekitar dan tiga pasukan prajurit. Kata Dimas, ketiganya melambangkan sistem permainan sepak bola yakni pertahanan sebagai lini belakang, pemain tengah sebagai pengatur serangan, dan penyerang bertugas mencari ruang di depan.

Kemudian, unsur ketiga yaitu mencakupkan peta komplek lingkungan Surowono sebagai daerah yang membuktikkan kesuburannya. Terlihat simbol dua daun menjadi penunjuk Goa Surowono dan Candi Surowono. Dalam artian, juga menjadi petunjuk perjalanan bagi Persedikab untuk mengarungi musim ini.

Terakhir, unsur keempat, siluet Candi Surowono dan Api simbol Kota Dahanapura terletak di lengan. Motif tersebut menjadi lambang cikal bakal Kediri dan simbol api menyesuaikan warna kebanggan Persedikab yaitu merah.

“Yang kita kembangkan adalah Surowono. Ternyata di Surowono zaman segitu (dahulu) mereka sudah menerapkan irigasi bawah air. Dari dulu sampai sekarang masih dipakai. Jadi semangat dan cerita itu kita ingin mengenalkan ke masyarakat luas dengan medium jersey,” ungkapnya.

Dengan meluasnya hingga ke pasar internasional kali ini, Dimas mengaku penjualan jersey berwarna biru keabu-abuan diprediksi menjadi jersey tematik terbanyak yang pernah dijual. Namun, dirinya hingga Bulan Maret-April ini belum mendapat kepastian jumlah setelah dilakukan cetak ulang oleh Apparel Noto Sportwear.

“Pasca viral ini kan akan restock (cetak ulang), semoga bisa lebih banyak lagi. Untuk saat ini sepertinya tahun dimana jersey ini yang paling banyak terjual terkait jersey tematik yang pernah dijual,” ucapnya.

Adapun jersey tematik Persedikab Liga 3 musim 2023/2024 tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Persedikab, Apparel Noto Sportwear, dan desainer lokal Tara Yossi dari Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close