News FeedOLAHRAGA

Debut Manis Kezia Nathania, Raih Perunggu di Wushu Taolu Porprov Jatim

satuwarta.id — Kontingen Wushu Taolu Kota Kediri mencatat prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. Atlet muda berbakat Kezia Nathania Setiawan sukses meraih medali perunggu di nomor Wushu Taolu, yang dipertandingkan di GOR Ken Arok, Kota Malang, pada Selasa, 24 Juni 2025.

Dalam penampilannya, pelajar SMPN 1 Kota Kediri ini menampilkan jurus Wingchun dengan penuh ketenangan dan presisi teknik, yang berhasil mengantarkannya meraih skor 88.10 dari dewan juri. Skor tersebut menempatkan Kezia di posisi ketiga dan berhak atas medali perunggu, sekaligus menjadi penyumbang medali tambahan bagi kontingen Kota Kediri.

“Kezia menunjukkan kualitas teknik dan mental bertanding yang luar biasa di usianya yang masih muda. Ini adalah hasil dari latihan intensif serta komitmen tinggi dari atlet dan tim pelatih Wushu Kota Kediri,” ujar pelatih kepala tim Wushu Taolu Kediri Joko Basuki.

Tak hanya itu, Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko, menerangkan bahwa capaian ini menegaskan komitmen Kota Kediri dalam membina atlet-atlet muda berbakat di berbagai cabang olahraga, termasuk cabang bela diri tradisional seperti Wushu yang kini semakin digemari.

Medali perunggu dari Kezia menambah semangat dan optimisme kontingen Kota Kediri untuk terus tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik dalam sisa pertandingan Porprov Jatim IX 2025.

“Kami bersyukur penampilan perdana Kezia di Porprov ini langsung membawa medali untuk Kota Kediri,” pungkas Koko.

Kediri – Perguruan IKSPI Kera Sakti Cabang Kota Kediri menggelar kegiatan Training of Trainers (TOT) Pelatih dan Wasit Juri (Wasjur) di Gedung Serba Guna Desa Puhsarang, Kecamatan Semen. Kegiatan ini diikuti oleh 130 peserta putra dan putri dari jajaran ranting dan sub ranting yang tergabung dalam kepengurusan cabang Kota Kediri.

Ketua cabang IKSPI Kera Sakti Kota Kediri Edy Setiono dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tahunan ini dalam kondisi sehat dan penuh semangat.

Edy juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara, termasuk panitia, Kepala Desa Puhsarang, Kapolsek Semen, dan Danramil Semen atas bantuan fasilitas dan pengamanan kegiatan.

“TOT ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme para pelatih serta mencetak atlet-atlet pencak silat yang berprestasi,” ujarnya, Senin, (23/06/2025).

Lebih lanjut, diklat ini juga menjadi ajang untuk menyamakan persepsi para pelatih dalam hal teknik, taktik, dan metode latihan sesuai standar perguruan serta aturan IPSI. Materi diklat disampaikan oleh tim Wasjur IPSI tingkat provinsi, serta didampingi para senior dan pengurus cabang.

Ketua cabang berharap, setelah mengikuti diklat ini, para pelatih dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan latihan harian, membina siswa-siswi dengan lebih baik, serta mempersiapkan atlet untuk menghadapi berbagai event kejuaraan pencak silat, baik di Kediri maupun sekitarnya.

“Kami ingin para pelatih menjadi sosok yang tidak hanya mumpuni secara teknik, tetapi juga berkarakter kuat, berakhlak baik, serta mampu menjaga nama baik perguruan IKS PI Kera Sakti,” tambahnya.

Acara resmi dibuka oleh Ketua Cabang dengan harapan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius, penuh semangat, dan semaksimal mungkin menggali ilmu demi kemajuan bersama.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar hingga akhir dan membawa manfaat besar bagi kemajuan perguruan serta pencak silat Indonesia. Amin,” tutupnya. tam

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close