NASIONAL

Bupati Cilacap Auliya Rachman Terjaring OTT KPK

JAKARTA, SATUWARTA.ID – Genderang perang terhadap korupsi di tingkat daerah kembali ditabuh. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melancarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jawa Tengah yang menyasar pucuk pimpinan daerah. Kali ini, penyidik lembaga antirasuah tersebut mengamankan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.

Konfirmasi mengenai operasi senyap ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Meski masih irit bicara mengenai detail perkara, Fitroh membenarkan bahwa sang bupati telah terjaring dalam operasi tersebut.

“Benar,” ungkap Fitroh singkat saat dikonfirmasi mengenai penangkapan Bupati Cilacap, Selasa (10/3).

Hingga berita ini diturunkan, gedung Merah Putih belum merinci konstruksi kasus maupun barang bukti uang yang diamankan dalam operasi di Cilacap tersebut.

Penangkapan di Cilacap ini seolah menyambung rangkaian “panen” tangkapan KPK di awal Maret. Hanya berselang sehari sebelumnya, Senin (9/3) malam, tim penindakan KPK juga mengobrak-abrik praktik lancung di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Dalam operasi di Bengkulu tersebut, KPK menjaring Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari. Tak main-main, ada total 13 orang yang diangkut oleh penyidik dalam serangkaian penggeledahan di wilayah tersebut.

Sebagai langkah pengamanan barang bukti, KPK telah melakukan penyegelan di sejumlah titik krusial, termasuk beberapa ruang kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

Rentetan OTT terhadap dua kepala daerah dalam waktu yang berdekatan ini kembali memperpanjang daftar panjang pejabat publik yang terjerat kasus integritas. Publik kini menanti rilis resmi KPK untuk mengetahui apakah kedua kasus ini memiliki keterkaitan ataukah murni merupakan manifestasi dari rapuhnya sistem pengawasan di level pemerintah kabupaten. (*)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close