BERITA PILIHAN

Detik-Detik Biawak Jumbo Keluar dari Gorong-Gorong dan Menerobos Toko di Pare

SATUWARTA.ID, Kediri – Suasana Optik Melawai di Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, mendadak geger pada Sabtu sore (9/5/2026). Seekor biawak berukuran besar tiba-tiba muncul dari saluran pembuangan air dan berusaha menerobos masuk ke dalam toko.

Kejadian bermula ketika sejumlah karyawan optik dikejutkan oleh kemunculan reptil tersebut dari gorong-gorong di sekitar toko. Biawak itu bergerak liar dan mengarah ke pintu masuk, membuat panik para staf maupun pengunjung yang berada di lokasi.

Tanpa menunggu lama, pemilik toko, Wargo, segera menghubungi Pos Pemadam Kebakaran Pare untuk meminta bantuan evakuasi. Laporan masuk pada pukul 16.55 WIB.

“Karena lokasi yang cukup strategis di pusat keramaian Pare, tim segera bergerak dan tiba di lokasi hanya dalam waktu lima menit,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono.

Lima personel Damkar pun langsung beraksi. Berbekal tongkat ular dan sarung tangan pengaman, mereka berupaya menyudutkan sang reptil yang tak mau menyerah begitu saja. Biawak itu sempat melakukan perlawanan sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan dan diamankan dalam waktu sekitar 30 menit.

Hasilnya cukup mengejutkan. Setelah diidentifikasi, biawak tersebut ternyata memiliki tubuh yang tak bisa dibilang kecil — panjangnya mencapai 1,5 meter dengan bobot sekitar 4 kilogram.

Evakuasi dinyatakan tuntas sekitar pukul 17.30 WIB, sesuai prosedur standar operasional yang berlaku. Tidak ada korban luka maupun kerugian material yang dilaporkan dalam insiden ini.

Kemunculan biawak dari saluran pembuangan di kawasan padat aktivitas seperti Pare menjadi pengingat bahwa ruang hidup satwa liar kian menyempit, dan interaksi tak terduga antara manusia dan hewan sewaktu-waktu bisa terjadi di mana saja, termasuk di depan toko kacamata sekalipun. (*)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close