
satuwarta.id – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kesehatan berhasil mencapai target yang ditentukan dalam memberikan Vaksinasi Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.
Keberhasilan tersebut ditandai cakupan kumulatif vaksinasi yang mencapai 183.964 anak atau sesuai dengan yang ditargetkan, setelah melakukan sweeping door to door, 22-26 Januari 2024.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Ahmad Khotib memastikan, target yang diberikan kini telah tercapai, pasca melakukan pelacakan sasaran rumah ke rumah bagi yang belum tervaksinasi.
“Alhamdulillah kita sudah sesuai dengan target. Saya kira sudah mencapai 100 persen,” kata Khotib, Senin (29/1/2024).
Dikatakan Khotib, pelacakan digerakkan di seluruh wilayah kecamatan yang kedapatan anak belum tervaksinasi polio. Terlebih efektivitas menyasar secara langsung ke alamat rumah telah terbukti.
Upaya itu menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri dalam memastikan kesehatan anak dari penyakit menular, terutama bagi anak berusia 0-7 tahun tanpa melihat status vaksinasi sebelumnya.
Sebagaimana vaksinasi polio untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan antisipasi penyebaran polio pasca Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio yang menyebabkan kelumpuhan dan menyerang otot syaraf.
“Kita menyasar agar jangan sampai ada yang belum tervaksinasi. Jadi kita pastikan bahwa seluruh anak sudah diberi vaksin polio di Kabupaten Kediri,” tuturnya.
Kendati telah diantisipasi melalui pemberian vaksin, pihaknya tetap memberikan pesan kepada masyarakat supaya menjaga pola hidup bersih dan sehat.
Termasuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang air besar sembarangan. Karena lingkungan sekitar sangat berdampak pada terjangkitnya penyakit menular.
“Yang paling penting adalah menjaga pola hidup sehat. Ketika anak mendapatkan gizi yang baik, maka daya tahan tubuh akan meningkat,” pesan Khotib.
Adapun, Vaksinasi Sub PIN Polio tahap kedua menyesuaikan capaian vaksin pada tahap pertama, yang mana akan diberikan pada 19-25 Februari 2024 mendatang.ind



