POLITIK

Tinggalkan Partai, Fadhilah Puspitawati Pilih Untuk Netral

satuwarta.id – Pengusaha sekaligus politisi wanita asal Kota Kediri Fadhilah Puspitawati memilih untuk meninggalkan partai tempatnya bernaung PDI Perjuangan Kota Kediri, di tengah momen Pilwali Kota Kediri.

Fadhilah resmi mundur sebagai kader PDI Perjuangan dengan mengembalikan kartu tanda anggota (KTA) dan baju seragam PDI Perjuangan. Kedua hal tersebut diserahkan kembali pada Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Kediri Purwanto di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Kediri.

“Saya memutuskan untuk menanggalkan baju partai saya, yaitu PDI Perjuangan. Saya netral dulu. Ini lebih enak, apalagi di saat pilkada seperti ini,” ujar Fadhilah, Selasa (08/10/2024).

Fadhilah mengungkapkan sebelum memutuskan untuk mundur sebagai kader PDI Perjuangan Kota Kediri, dirinya memang sempat mendapatkan surat peringatan pertama dari DPC PDI Perjuangan Kota Kediri. Surat tersebut terkait dugaan Fadhilah berseberangan dengan keputusan partai dan memihak pada paslon yang tidak diusung oleh partai.

Fadhilah menegaskan hal tersebut tidak benar. Selama ini menurut penuturan Fadhilah, dirinya lebih banyak disibukkan oleh kegiatan sebagai pengusaha.

“Tidak seperti itu. Saya tidak pernah mengarahkan tim saya kemanapun karena sedang sibuk bekerja dan jarang ada di Kediri. Saya lebih sering di Bali dan Surabaya,” jelasnya.

Fadhilah merupakan anggota DPRD Kota Kediri periode 2019-2024. Pada pemilihan legislatif 2024, dia kembali maju mencalonkan diri namun belum berhasil untuk kembali’ mendapatkan kursi di DPRD Kota Kediri.

“Posisi saya sudah tidak ada di partai manapun, saya adalah seorang Fadhilah ibu rumah tangga biasa dan bekerja sebagai wira usaha biasa juga,” tegasnya.

Turut mundur bersama Fadhilah, kader lain bernama Heni Tri Maharani. Sebelum ini Heni adalah salah satu pengurus ranting Mojoroto.

Keputusan untuk mundur, menurut Heni diambil karena dirinya sudah tidak bisa lagi membantu partai secara maksimal.

“Saya sudah tidak bisa membantu secara maksimal lagi di dalam urusan partai. Saya juga ingin netral seperti halnya Bu Fadhilah,” tuturnya. tam

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close