Guru non formal
-
Masuk Tahun Ke-3, Mas Dhito Serahkan Bisyaroh 8000 Guru Agama Non Formal
satuwarta.id – Pemerintah Kabupaten Kediri kembali menyalurkan bisyaroh (insentif) bagi guru agama non formal. Pada tahun 2023 ini, bisyaroh diberikan kepada 8000 penerima. Mereka, penerima bisyaroh merupakan guru-guru Madin, TPQ, Kristen, Katolik dan Hindu. Selain mendapatkan bisyaroh dengan besaran Rp100 ribu tiap bulannya, para guru ini juga didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyebut, penyaluran bisyaroh…
Read More » -
Lulusan PKBM Siap Bersaing di Jenjang Lebih Tinggi
satuwarta.id – Status pengakuan hukum pendidikan non formal dengan pendidikan formal adalah sama. Tidak hanya status pengakuan, peluang yang dimiliki juga setara. Seperti lulusan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pagut, Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren Kota Kediri. “Di mana mereka pada nantinya dapat kembali melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di lembaga pendidikan formal,” tutur Kepala Sekolah PKBM Pagut Imam Malik…
Read More » -
Bupati Kediri Serahkan Insentif Guru Madin dan Guru PA Non Formal
satuwarta.id – Pertama kali di Kabupaten Kediri, di bawah pemerintahan Bupati Hanindhito Himawan Pramono, guru pendidikan agama non formal mendapatkan bisyaroh atau bantuan insentif. Mereka yang berhak menerima insentif antara lain Guru Madrasah Diniyah (Madin) dan TPQ (Islam), guru sekolah Minggu (Kristen dan Katolik), serta guru-guru pendidikan agama (PA) non formal di agama lainnya. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Ponpes…
Read More »