Semarakkan KKM 2023, Museum Bank Indonesia Boyong Puluhan Koleksi ke Kota Kediri

satuwarta.id- Museum Bank Indonesia turut hadir menyemarakkan Karya Kreatif Mataraman (KKM) 2023 di halaman Bank Indonesia Kediri. Total 20 koleksi Museum Bank Indonesia dipamerkan selama event KKM 2023.
Koleksi yang dibawa mulai uang koin emas yang dipakai sebagai alat tukar di jaman kerajaan Jenggala. Koin emas ini berasal dari abad 12 dan banyak digunakan di wilayah Jawa Timur. Kerajaan Jenggala sendiri erat kaitannya dengan sejarah Kediri.
Lalu juga ada uang kertas terbitan tahun 1913, dimana pada salah satu sisinya terdapat tulisan dalam empat bahasa yakni bahasa Belanda, bahasa Jawa, bahasa China serta bahasa arab. Uang kertas senilai 100 gulden itu dikenal sebagai seri Coen Mercurius.
Di pameran koleksi Museum Bank Indonesia tersebut, masyarakat bisa mengenal uang pertama terbitan Bank Indonesia serta uang koin Indonesia yang dipakai sebagai koin pengundi di final Piala Dunia 1974.
“Kami mendukung kegiatan 100 tahun heritage Bank Indonesia Kediri, membawa koleksi uang dari jaman Jenggala sampai ke jaman Bank Indonesia,” ujar Manajer Museum Bank Indonesia, Sari Silawati, Minggu (18/06/2023).
Sari berharap dengan kehadiran koleksi Museum Bank Indonesia ini, masyarakat, terutama generasi muda, yang awalnya tidak tahu tentang sejarah uang rupiah, bisa lebih mengetahui dan mengenal sejarahnya.
Sari mengungkapkan koleksi yang dibawa ke Kediri hanya sebagian kecil dari koleksi Museum Bank Indonesia. Masyarakat Kediri dan sekitarnya yang ingin melihat bentuk dan keseluruhan koleksi Museum Bank Indonesia bisa langsung berkunjung ke museum tersebut. “Ini masih sebagian kecil. Kami punya banyak koleksi di Museum Bank Indonesia,” tambahnya lagi.
Karya Kreatif Mataraman 2023 mengusung tema Akselerasi Akseptasi Digitalisasi yang menjadi bagian dari rangkaian event nasional Karya Kreatif Indonesia (KKI) dan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu, 17 – 18 Juni 2023 di Balaikota Kediri.
Karya Kreatif Mataraman menjadi program strategis BI Kediri untuk turut memelihara stabilitas Sistem Pembayaran (SP) dan menjaga Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,
Pada sambutannya, Kepala Perwakilan BI Kediri, Moch. Choirur Rofiq mengungkapkan Bank Indonesia melaksanakan program pengembangan UMKM melalui 3 (tiga) pilar kebijakan, yaitu korporatisasi, peningkatan kapasitas, dan perluasan akses pembiayaan guna mewujudkan UMKM yang produktif, inovatif, dan adaptif. tam



