Persedikab Kembali Ditunjuk Jadi Tuan Rumah di Putaran Nasional

satuwarta.id – Setelah sukses menjadi tuan rumah di putaran provinsi, Persedikab Kabupaten Kediri kembali ditunjuk menjadi tuan rumah oleh Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) di babak 80 besar putaran nasional Liga 3 2023/2024.
Hal itu disampaikan Media Officer (MO) Persedikab Dimas Andhika, bahwasannya Persedikab kembali ditunjuk sebagai tuan rumah selama babak 80 besar putaran nasional. Penunjukkan tersebut tak lepas dari dari keberhasilan Panitia Pelaksana (Panpel) Persedikab pada putaran provinsi lalu.
Keberhasilan tersebut terlihat ketika Panpel sukses menggelar seluruh pertandingan sebagaimana semestinya. Kendati sempat terjadi kericuhan kecil, namun secara keseluruhan Persedikab berhasil mewujudkan laga dengan keamanan yang terjamin.
“Kalau terkait izin keamanan saat putaran provinsi di Pare kan relatif aman, mungkin pertimbangan itu. Tapi kalau pertimbangan detailnya lebih ke Asprov PSSI yang tahu detail,” kata Dimas, Sabtu (30/3/2024).
Adapun tim berjuluk Bledug Kelud itu berada di Grup O, bersama PS Peureulak Raya, Adhyaksa Farmel FC, PSIK Klaten, Persibone Bone, pertandingan akan digelar di Stadion Canda Bhirawa sebagai venue utama dan Lapangan Rondo Kuning, Kecamatan Gurah sebagai venue cadangan.
Seiring persiapan menuju putaran nasional bergulir, Dimas Andhika mengatakan sejauh ini Persedikab intens memantapkan strategi untuk mengarungi kerasnya kasta terendah Liga Indonesia.
Termasuk strategi penambahna pemain, melangsungkan pertandingan ujicoba, hingga menggelar program sesi latihan selama dua kali sehari selama bulan puasa. Yaitu sore hari dan malam hari setelah pelaksanaan ibadah salat tarawih.
“Saya rasa untuk Liga 3 nasional, semua persiapan sudah dilakukan. Jadi tinggal nunggu program latihan yang belum berjalan. Semoga tidak ada masalah secara persiapan tim,” ungkapnya.
Fokus persiapan tersebut, lanjutnya, menyusul Liga 3 putaran nasional yang akan bergulir setelah momentum Hari Raya Idul Fitri 2024 mendatang. Mengingat bukan hal yang mudah untuk mencapai target ke Liga 2 Indonesia. Lantaran sebanyak 80 tim akan bersaing di setiap laganya.
“Untuk jadwal bergulirnya, wacananya akhir April atau awal Mei. Cuma surat resminya belum sampai ke kita (Official Persedikab),” pungkasnya.ind



