Pemuda Lintas Agama Doakan Masyarakat Terbebas Dampak Pandemi

satuwarta.id – Prihatin dengan kondisi bangsa yang tengah dihantam gelombang pandemi, pemuda lintas agama di Kediri menggelar doa bersama di Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno Ds. Pojok, Wates, Kabupaten Kediri Jawa Timur.
Membawa tema “Selamatkan Masyarakat dari Dampak Corona” kegiatan ini mengusung konsep unik.
Doa-doa yang akan dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama dan keyakinan masing-masing ini, bukan hanya seperti doa pada umumnya. Panitia merancang selain doa-doa berupa ucapan lisan juga ada mantra, pusaka, sesaji, aji-aji, ramuan, tembang. Bahkan ada doa dalam bentuk lagu, syair, puisi, tari-tarian, rajah, dan benda lainnya.
“Doa ini hakikatnya adalah permohonan hamba yang lemah kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa. Nah permohonan yang berada didalam jiwa ini kan bisa dilambangkan dengam macam-macam cara, dan juga bisa menggunakan macam-macam sarana. Inilah kearifan bangsa Indonesia. Jadi kita juga ingin mengangkat kembali budaya luhur bangsa,” ujar Kushartono, Ketua Situs Ndalem Pojok yang juga penggagas doa bersama ini.
Kus, panggilan akrabnya menambahkan bangsa Indonesia harus berdamai dengan alam, berdamai dengan semua mahluk Tuhan.
“Kita bangga bangsa kita Indonesia mempunyai tinggalan leluhur bermacam-macam. Banyak cara menghadapi pagebluk corona. Baik secara dhohir maupun bathin, tetap menjaga warisan leluhur dan taat protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah,” ujar Kus.
Sementara itu menurut Ketua Panitia Doa Bersama, Ari – bangsa Indonesia ini adalah bangsa yang percaya adanya Tuhan Yang Maha Esa selain itu Indonesia adalah negara yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Karena itulah kegiatan tersebut dilangsungkan.
“Kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama dan keyakinan masing-masing kita bersama-sama memohon agar masyarakat terbebas dari dampak corona,” tegasnya. bby



