News Feed

Kota Kediri Terpilih Sebagai Kota Riset Pengembangan Satu Data Jatim

satuwarta.id – Kota Kediri terpilih menjadi salah satu kota dengan perkembangan yang signifikan dalam hal pengelolaan data dan informasi. Alasan itu juga yang menjadikan Kota Kediri terpilih sebagai salah satu kota sasaran program riset pengembangan Satu Data di Jawa Timur.

“Ini adalah salah satu realisasi dari program riset pusat studi data jawa timur, dan Kota Kediri merupakan salah satu yang terpilih untuk menjadi objek dalam pengembangan kebijakan Satu Data di Jawa Timur” ungkap DR. H. Nur Fajar Arief, M.Pd, Wakil Direktur I Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang (Unisma) dalam kegiatan Monitoring Penyelenggaraan Satu Data Jawa Timur di Kota Kediri (21/10/2021).

Bertempat di Command Center Pemkot Kediri yang dihadiri oleh tim dari Unisma, Dinas Kominfo Kota Kediri, dan Barenlitbang Kota Kediri. Program Pascasarjana Unisma dalam hal ini ditunjuk sebagai penyelenggara pusat studi Jawa Timur. Yang merupakan satu-satunya pusat studi yang ada di Indonesia untuk wilayah setingkat level provinsi.

Program ini diselenggarakan guna menambah keakuratan, ketepatan, rigiditas dan kualitas data di kabupaten/kota, yang tentunya akan sangat berdampak kepada pengelolaan data di tingkat provinsi.

Nur menjelaskan selain Kota Kediri, terdapat enam kota lainnya yang telah mengembangkan Satu Data, yakni: Kota Pasuruan, Kota Surabaya, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Situbondo, serta Kota Blitar.

Sementara itu Apip Permana, Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri menuturkan bahwa kerjasama dalam pelaksanaan Satu Data Indonesia di Kota Kediri telah dicanangkan.

Diskominfo Kota Kediri telah mempersiapkan materi Satu Data sejak Bulan Maret, dengan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, antara lain: Badan Pusat Statistik (BPS) dan Barenlitbang Kota Kediri selalu pembina Satu Data, Kominfo selaku wali data, dan OPD sebagai produsen data.

Hingga pada akhirnya Peraturan Walikota mengenai Satu Data telah terbit pada Bulan Oktober. “Itupun setelah terbitnya Perwali Forum Satu Data Kota Kediri kami juga masih berusaha membenahi, dan berjalan belum ada patokan pasti. Sampai dengan adanya kunjungan ini yang ditugaskan oleh Pemerintah Provinsi, kami akan lebih terarah karena disediakan form, sehingga data yang di-entry di Satu Data akan lebih jelas batasan-batasannya” terang Apip.

Pada akhir acara, Apip menjelaskan bahwa secara umum data itu sangat penting. Karena data adalah bahan dasar, material dasar untuk membuat suatu kebijakan. Dengan kita memiliki data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, dan satu lagi, interoperabilitas data, maka kepala daerah akan lebih mudah untuk membuat suatu kebijakan.

Karena pada prinsipnya jjma data sudah tidak benar maka kebijakan yang diambil akan salah. ” Melalui data yang valid ini diharapkan dapat membantu Walikota Kediri dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran bagi masyarakat, ” tambah Apip lagi. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close