Disbudparpora Kota Kediri Inisiasi Pembentukan Cabor IMI Kota Kediri

Untuk menaungi serta mengembangkan bakat olahraga otomotif di Kota Kediri, Para pegiat motor dan otomatif di Kota Kediri sepakat untuk membentuk Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Kediri. Inisiasi pembentukan IMI Kota Kediri dimulai Kamis, (16/04/2026) lalu.
Puluhan pegiat motor Kota Kediri berkumpul di Ruang Kilisuci, Balai Kota Kediri untuk membahas pendirian cabor IMI Kota Kediri. Mereka hadir atas inisiasi Disbudparpora Kota Kediri.
Nantinya dengan adanya IMI Kota Kediri, diharapkam dapat menjadi ruang pembinaan, pelatihan, hingga ajang kompetisi yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“Kami mendukung kegiatan ini terlebih untuk meningkatkan prestasi dan juga melaksanakan program mbak Wali Kota sport tourism,” ujar Kabid Olahraga Disbudparpora Kota Kediri Suminarto.
Sedangkan untuk mendampingi pembentukan IMI Kota Kediri, Ketua Pengprov IMI Jatim Bambang Haribowo, menunjuk Ketua IMI Kabupaten Kediri Tri Priyo Nugroho. Menurut Nugroho, sapaan akrabnya, kegiatan tersebut menjadi pra muskot untuk pembentukan IMI Kota Kediri.
Pria yang dikenal sebagai salah satu pembalap motocross nasional itu menuturkan, dalam forum itu muncul aspirasi dari sebagian klub dan atlet, untuk mendukung Dr. Edy Herwiyanto sebagai calon Ketua IMI Kota Kediri. “Mendukung bapak Edy sebagai ketua, akan tetapi untuk ke depannya, mungkin dari kota sendiri mengadakan muskot,” ujar Nugroho.
Dukungan tidak hanya diungkapkan secara lisan. Para pegiat otomotif tersebut juga membuat surat pernyataan dukungan untuk Dr. Edy Herwiyanto sebagai calon Ketua IMI Kota Kediri. Sayangnya, Dr. Edy Herwiyanto tidak hadir dalam pertemuan tersebut. Sehingga, tidak dapat dimintai kesediaannya untuk menjabat Ketua IMI Kota Kediri.
Di sisi lain, Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko menjelaskan bahwa pembentukan cabor baru harus membawa surat mandat dari Pengprov IMI Jatim. Ia menjelaskan hal tersebut sudah aturan dari AD/ART KONI dalam hal pembentukan cabor.
“Kami menunggu surat mandat secara resmi dari Pengprov IMI Jatim sebagai persyaratan utama dari pelaksanaan muskot dalam pembentukan cabor baru,” pungkas Koko, sapaan akrab Ketua KONI Kota Kediri.tam



