Kesiapan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri Capai 90 Persen

satuwarta.id – Kabupaten Kediri menunjukkan progres signifikan dalam mempersiapkan realisasi program Sekolah Rakyat (SR), yang merupakan salah satu inisiatif pendidikan nasional dari Presiden Prabowo Subianto. Hingga akhir Juni 2025, kesiapan fasilitas dan sarana pendukung di daerah ini telah mencapai 90 persen.
Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri Noor Rokhayati menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan Balai Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (BPKASN) sebagai lokasi pembelajaran sekolah rakyat.
Beberapa fasilitas yang disiapkan meliputi 54 kamar tidur serta 12 ruangan tambahan yang akan difungsikan sebagai ruang guru, sekretariat, perpustakaan, ruang olahraga, dan dapur umum.
“Persiapan fisiknya Insya Allah sudah mencapai 90 persen,” ujar Noor, Senin (30/6/2025).
Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri Ariyanto menambahkan, proses penyiapan gedung tersebut dipastikan sudah hampir rampung, hanya tinggal menyelesaikan rehabilitasi ringan seperti perbaikan tembok, pembangunan fasilitas laundry dan jemuran, serta penyediaan meja dan kursi belajar.
“Secara keseluruhan, fasilitas sudah hampir siap digunakan,” tambahnya.
Selain menyiapkan sarana dan prasarana, saat ini pemkab juga masih menunggu jadwal pelaksanaan tes kesehatan sebagai bagian dari tahap akhir sebelum pembelajaran dimulai.
“Perkembangannya masih menunggu jadwal tes kesehatan untuk para siswa,” jelas Ari.
Terkait jadwal dimulainya kegiatan belajar, Pemkab Kediri masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat. Namun, pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri direncanakan akan berlangsung mulai tahun ajaran 2025/2026.
Sebanyak 100 calon siswa saat ini telah terdaftar. Mereka akan dibagi ke dalam empat rombongan belajar (rombel), masing-masing terdiri dari 25 siswa.



