News Feed

Haul ke-77 Tan Malaka, Refleksi Pahlawan Nasioanal di Pusara Selopagung Kediri

satuwarta.id – Sabtu (14/2/2026), suasana Pusara Tan Malaka Desa Selopagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, terasa berbeda. Puluhan mahasiswa, masyarakat, dan anggota komunitas dari berbagai daerah berdatangan, memenuhi area pusara Tan Malaka. Mereka datang dengan wajah penuh khidmat, membawa semangat kebersamaan untuk memperingati Haul ke-77 Tan Malaka.

Tahun ini peringatan terasa lebih istimewa. Selain mengenang sosok pahlawan nasional bernama asli Datuk Ibrahim Tan Malaka, haul kali ini juga menandai dua dekade tradisi tersebut dijalankan secara rutin sejak 1996. Ketua Tan Malaka Institute, Imam Mubarok, menjelaskan alasan haul dimajukan dari tanggal 21 ke 14 Februari.

“Ini adalah haul yang kita lakukan secara rutin sejak tahun 1996 atau sudah masuk ke 20 tahun. Dan ini haul yang ke-77, kita majukan dari tanggal 21 Februari, kita majukan tanggal 14, karena tanggal 21 sudah masuk bulan Ramadan,” jelasnya.

Meski lebih cepat dari biasanya, semangat para peserta tetap sama. Mereka tidak hanya hadir untuk berdoa, tetapi juga untuk merefleksikan perjuangan Tan Malaka.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya. Beliau ini adalah pahlawan kemerdekaan nasional, sesuai Kepres 53 tahun 1963 tanggal 28 Maret. Satu-satunya pahlawan yang dimakamkan itu hanya Tan Malaka. Ini harus diketahui bersama oleh masyarakat Kediri, bahwa beliau adalah bapak bangsa, ide-ide kemerdekaan itu lahir dari beliau,” tambah Imam Mubarok.

Rangkaian acara berlangsung penuh makna. Ada pembacaan biografi, tahlil, refleksi, hingga pembacaan puisi. Suasana hening sesekali pecah oleh lantunan doa bersama, membuat momen terasa semakin reflektif.

“Semua berkumpul di sini untuk bersama-sama mengadakan haul, ada acara refleksi, ada acara pembacaan biografi, ada tahlil, pembacaan puisi, dan lain-lain. Ini bagian penting bahwa semangat Tan Malaka harus tetap hidup karena beliau tidak pernah mati,” tegas Imam Mubarok.

Dari Sumatra Barat, Ketua Yayasan Ibrahim Tan Malaka (IBRATA) Ferizal Sultan Purnama Agung turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan haul di Kediri. Ia menyebut bahwa di kota kelahiran Tan Malaka juga akan digelar peringatan serupa pada 21 Februari 2026.

“Atas nama keluarga dan yayasan IBRATAMA menghaturkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya, semoga apa yang dilakukan jadi amalan yang baik dan mempererat silaturahim keluarga Limapuluhkota dengan keluarga besar di Kediri,” tuturnya. tam

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close