Diperkuat 36 Pebasket, Perbasi Kabupaten Kediri Targetkan Hal Ini di Porprov Jatim 2025

satuwarta.id – Tim bola basket Kabupaten Kediri menatap ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 dengan semangat dan persiapan matang.
Meski persaingan ketat, Perbasi Kabupaten Kediri tetap optimis meraih hasil maksimal. Target yang dipasang antara lain: 8 besar untuk 5×5 putra, medali perunggu untuk 5×5 putri, 4 besar untuk 3×3 putri, dan emas untuk 3×3 putra.
Mengusung 36 atlet, Perbasi Kabupaten Kediri akan turun di empat nomor pertandingan: 5×5 putra, 5×5 putri, 3×3 putra, dan 3×3 putri. Rinciannya, 28 atlet akan berlaga di nomor 5×5 dan 8 atlet lainnya memperkuat tim 3×3.
Tim putra 5×5 dilatih oleh Derry dengan asisten Jojo, sedangkan tim putri dibina oleh Nyuwun S dengan Afla sebagai asistennya. Tim 5X5 Putra tergabung di grup neraka bersama Kota Mojokerto, Kota Surabaya dan Kab Sidoarjo. Sedangkan untuk putri, tergabung bersama Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Pasuruan.
Dari sisi peta persaingan, Perbasi Kabupaten Kediri mewaspadai kekuatan Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Kota Malang. “Ketiga daerah ini dikenal memiliki akademi dan klub basket yang aktif serta rutin mengikuti kompetisi bulanan yang memberikan pengalaman bertanding tinggi bagi para atletnya,” tutur Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kabupaten Kediri Miftahul Ulum, Sabtu, (14/06/2025).
Sementara itu, Persiapan telah dilakukan secara intensif melalui program Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab). Untuk tim 5×5 putra, puslatkab dimulai sejak tim dinyatakan lolos dari babak pra-Porprov. Sementara tim putri memulai puslatkab sesuai jadwal dari KONI, yaitu mulai 1 April 2025 hingga menjelang pelaksanaan Porprov.
Selain latihan rutin, uji coba juga digelar dengan tim-tim Porprov dari kabupaten lain sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan performa.
Latihan dilakukan secara terpisah untuk masing-masing nomor. Tim 5×5 putra berlatih di Pare, sementara tim 5×5 putri berlatih di lingkungan Pemkab Kediri. Tim 3×3, baik putra maupun putri, berbagi tempat yang sama namun pada hari berbeda.tam



