PENDIDIKAN

Dinas Pendidikan Kota Kediri Tegaskan Asesmen Bukan Pengganti UNBK

satuwarta.id – Simulasi Asesmen Kompetensi Minimun (AKM) di Kota Kediri, berakhir Rabu, (01/09/2021). Di hari terakhir terdapat 50 SD negeri dan swasta di Kecamatan Mojoroto yang mengikuti simulasi AKM secara daring.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto menyampaikan asesmen yang diikuti siswa, guru dan kepala sekolah bukan sebagai pengganti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Asesmen ini dilaksanakan untuk menilai ketercapaian sekolah dan bukan berupa nilai angka.

“Jika Ujian Nasional itu penilaian pada siswa kelas 6 dan 9, sedangkan AKM ini yang dinilai mengenai potret sekolah dan diikuti siswa kelas 5 dan 8. Nilai yang muncul mencerminkan beberapa hal yang berkaitan dengan AKM, yaitu survei karakter dan lingkungan sekolah,” Ujar Siswanto.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri Mojoroto 6. Dian Febuana Sulistiani menyampaikan simulasi asesmen ini diawali dengan masuk ke laman web yang disediakan dan menjawab beberapa pertanyaan dalam kurun waktu 120 menit, sekaligus untuk uji coba alat dan jaringan.

“Saat ini kami hanya mendatangkan bapak ibu guru untuk simulasi, nantinya pertanyaan di dalamnya seputar literasi, numerasi dan survei. Lalu untuk siswa kelas 5, nantinya pertanyaan asesmen seputar literasi dan numerasi saja,” ujar Dian.

Dinas Pendidikan Kota Kediri, nantinya akan dilaksanakan gladi bersih AKM jenjang SMP pada 13-16 September 2021 dan pelaksanaan AKM pada tanggal 4-7 Oktober 2021.

Sedangkan untuk jenjang SD, simulasi AKM selanjutkan dijadwalkan pada tanggal 18-22 Oktober 2021. Disusul tanggal 25-28 Oktober 2021 untuk gladi bersih, dan dimulai pelaksanaan AKM pada pekan berikutnya. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close