Ratusan Atlet Catur Serbu Walikota Cup 2025 Kota Kediri, Saling Beradu Skill dan Kemampuan

satuwarta.id – Wali Kota Cup 2025 Open Turnamen Nasional Kota Kediri menjadi daya tarik tersendiri bagi atlet catur tanah air. Berlangsung selama dua hari, 11-12 Mei 2025 perhelatan ini diikuti ratusan atlet catur, mulai dari pecatur junior sampai senior dari seluruh penjuru Indonesia.
“582 peserta dari seluruh Indonesia. Ada dari Jawa Timur sebagai tuan rumah, khususnya Kota Kediri, kemudian dari Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, Bali, NTB, bahkan ada yang dari Sumatera Barat,” jelas Ketua Percasi Kota Kediri Syamsul Bahri, Senin, (12/05/2025).
Ratusan atlet catur tadi terbagi dalam 7 kategori. Untuk para pecatur muda, beradu skill dalam kategori U-9 Putra Putri, U-12 Putra Putri dan U-16 Putra Putri. Perhelatan ini juga sekaligus dalam peringatan HUT KONI ke 87.
“Ini adalah upaya untuk mencari bibit-bibit atlet yang baru di tingkat junior. Jadi mereka kita wadahi melalui kejuaraan seperti ini supaya mereka semangat untuk bertanding,” tuturnya.
Sedangkan para atlet catur dewasa, bertarung di kategori senior open. Kategori ini merupakan kategori bebas, yang mempertandingkan pecatur pria dan wanita.

“Para pemain senior tidak dibedakan putra dan putri, jadi mereka bebas tanding di level senior,” jelas Syamsul.
Antusiasme para pecatur untuk ambil bagian dalam turnamen sangat tinggi. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat open turnamen semacam ini cukup jarang digelar di daerah lain.
“Event open turnamen ini jarang sekali dilakukan oleh kota-kota lain. Alhamdulillah kita ini sudah bisa mengadakan secara rutin,” tegasnya lagi.
Hal serupa diungkapkan salah satu peserta asal Bali. Pecatur bernama El Nathan Valentino itu menuturkan, dirinya berangkat ke Kota Kediri untuk berlaga di Wali Kota Cup 2025 untuk menambah jam terbang serta melatih kemampuan.
Sebelum ini, dirinya juga pernah ambil bagian dalam kejurnas dan kejuaraan lain di Bali. “Cari pengalaman dan cari lawan baru,” ungkapnya.
Turnamen ini sendiri selain untuk mendorong peningkatan prestasi para pecatur baik di level nasional maupun internasional, juga diharapkan bisa memacu peningkatan ekonomi di Kota Kediri melalui sektor wisata olahraga.
Hal itu seperti diungkapkan Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha saat membuka turnamen tersebut.
Dengan turnamen catur bisa terus menjadi agenda tahunan, serta memiliki konsep yang makin meriah dan lebih banyak lagi peserta maka akan ada multiplier effect yang bisa dirasakan oleh sektor lain. Seperti sektor penginapan, UMKM dan tidak ketinggalan transportasi.
“Hal ini sesuai komitmen saya dan Mbak Wali Vinanda Prameswati pada program Kediri City Tourism di bidang sport tourism,”pungkasnya. tam



