OLAHRAGA

Persija vs Persik : Bukan Laga Emosional, Tak Perlu Baper

satuwarta.id – Pelatih Persik Kediri Javier Roca sebelum menjadi pelatih dikenal sebagai playmaker andalan. Sepanjang karirnya di dunia sepakbola Indonesia, Javier Roca pernah berpetualang bersama 13 klub.

Momen mungkin yang paling diingat penggemar bola Indonesia adalah ketika pria kelahiran Santiago, Chile itu menjadi top skor Piala Indonesia bersama Persegi Gianyar (2005) dan Persis Solo (2012).

Usai dari Persegi Gianyar Javier Roca meneruskan petualangannya ke ibukota Jakarta bersama Persija periode 2005-2007. Pada periode itu, Roca sempat dipinjamkan ke Persitara Jakarta Utara semusim (2005-2006) sebelum kembali pada 2006-2007. 

Dua tahun bermain di Jakarta, Roca mengakui ada kenangan. Namun kenangan itu tak bakal berdampak saat Persik menghadapi Persija pekan ini.

” Memang ada kenangan. Ada kenangan indah di Jakarta, di Persija. Tapi sekarang saya pindah posisi, sekarang saya pindah kerjanya. Lebih fokus, enggak ada waktu  untuk diri sendiri, ” tutur Javier Roca.

Laga melawan Persija sendiri menurutnya bukanlah hal yang spesial. Roca bersama Persik akan menghadapi Persija dengan semaksimal mungkin.

” Kalau emosional itu nanti jatuhnya baper-baper setiap pertandingan emosional emosional, jadi sebenarnya enggak ada waktu. Saya mencoba selalu terapkan kepada pemain untuk tidak pilih lawan, semua lawan itu buat kita itu adalah yang terbaik, ” tukas Roca lagi. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close