Gelar Aksi Indonesia Gelap, Ini Tuntutan Mahasiswa Kediri untuk DPRD Kabupaten Kediri
satuwarta.id – Aksi demo dalam rangka Indonesia Gelap kian berlangsung di beberapa kota, termasuk di Kabupaten Kediri. Kali ini ratusan massa demo memadati di Depan Kantor DPRD Kabupaten Kediri, Senin (25/2/2025) sore.
Diketahui, aksi kemarin sore tersebut merupakan aksi kedua kalinya setelah Sabtu (23/2/2025). Massa yang mayoritas dari elemen mahasiswa Kediri ini selama aksi berlangsung menyampaikan orasi dengan membentangkan sejumlah banner dan poster, terutama menuntut pencabutan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.
Koordinator Aksi Kediri Menggugat Selvin Bima menyampaikan, aksi ini didasari menyambung api perjuangan masyarakat yang telah berkobar di berbagai daerah, khususnya berkenaan dengan efisiensi anggaran yang tercantum dalam Inpres 1/2025.
“Kami merasa bahwa kebijakan efisiensi anggaran ini sangat tidak relevan,” katanya.
Diterangkan, pemangkasan anggaran tersebut dinilai akan berdampak pada beberapa sektor kebutuhan masyarakat, terutama layanan fasilitas pendidikan dan kesehatan. Menurut Selvan Bima, seharusnya harkat dan martabat masyarakat dapat dikelola dengan baik oleh pemerintah.
“Lantas apa dengan kondisi seperti itu anggaran juga akan dipotong?,” terangnya.
Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Kediri Murdi Hantoro menanggapi, pihaknya mengapresiasi adanya aksi yang diadakan elemen mahasiswa dan pemuda di Kediri tersebut. Menurutnya, aksi yang digelar itu murni memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Kami yakin bahwa sikap kritis mereka ini murni, enggak ada tendensi apa-apa. Artinya, murni untuk memperjuangkan masyarakat,” tanggapnya.
Meski begitu, Murdi Hantoro menyayangkan, bahwa massa aksi enggan diajak untuk berdialog di dalam ruangan. Menurutnya, dengan berdialog dinilai akan lebih efektif dalam menyampaikan tuntutan aksi, termasuk menyepakati keputusan bersama.
Terlebih, Murdi Hantoro juga menginstruksikan empat pimpinan DPRD Kabupaten Kediri untuk ikut menemui massa guna menerima aspirasi dalam aksi tersebut.
“Ini adalah itikad baik kami untuk menerima aspirasi dari teman-teman mahasiswa kira-kira seperti apa, ya mari kita kawal bersama,” pungkasnya.ind



