Sumber Air Mengecil, Pemkab Kediri Suplai Air Bersih 16 Ribu Liter per Hari

satuwarta.id – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 16 ribu liter dalam sehari ke Dusun Tumpaknongko, Desa Ponggok, Kecamatan Mojo.
Kepala BPBD Kabupaten Kediri Stefanus Djoko Kalaksa menyebutkan, suplai air bersih ini diberikan lantaran adanya permintaan khusus dari pemerintah desa setempat. Suplai air bersih tersebut disalurkan menggunakan truk tangki berkapasitas 4 ribu liter air.
“Mulai 24 Juli (2024) sampai sekarang dengan pemberian 16 ribu liter per hari dengan pengantaran 4-5 kali truk tangki,” kata Djoko, Selasa (13/8/2024).
Pihaknya mengatakan, penyaluran bantuan air bersih ke Dusun Tumpaknongko tersebut lantaran masyarakat tengah mengalami kesulitan mencari air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Diketahui, sebelumnya masyarakat Dusun Tumpaknongko terbiasa mengandalkan aliran sumber air menggunakan pipanisasi dari Dusun Pamongan, yang juga masih satu lingkup di Desa Ponggok.
Namun, dengan kondisi musim kemarau saat ini, debit air pada sumber tersebut semakin mengecil sehingga berdampak kebutuhan air bersih masyarakat Dusun Tumpaknongko yang semakin berkurang.
“Volume airnya terbatas karena debit air mengecil, sedangkan kebutuhannya banyak. Tapi belum sampai ditutup total (pipanisasinya),” terangnya.
Meski sejauh ini telah disediakan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimnas) dan regulasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), lanjut Djoko, namun pihaknya berharap bantuan tersebut semakin memberikan solusi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Pemberian ini atas dasar permintaan dari desa dan kecamatan. Kami berharap bisa tercukupi,” ungkapnya.
Adapun, Dusun Tumpaknongko merupakan wilayah permukiman warga yang berada di Lereng Gunung Wilis dengan jumlah penduduk sebanyak 354 jiwa dari 114 Kartu Keluarga (KK).ind



