Cetak Sejarah Raih Lisensi AFC, Persik Kediri Wujudkan Komitmen Sebagai Klub Profesional

satuwarta.id – Persik Kediri berhasil meraih Club Licensing Regulations (CLR) Asian Football Confederation (AFC) setelah diumumkan lolos oleh Komite Lisensi Klub PSSI. Hal itu berdasarkan tiga kategori yakni Kategori AFC Champions League 2, AFC Challenge League dan Liga 1.
Sebagaimana CLR merupakan pedoman sejumlah poin yang diberikan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC kepada seluruh klub Asia sebagai syarat berkompetisi di level internasional. Meliputi aspek legalitas, finansial, infrastruktur, administrasi, dan pembinaan usia dini. Kelima aspek ini masih terbagi lagi dalam 49 poin turunan yang harus dipenuhi.
Melihat pencapaian pertama kali dalam sejarah ini, Direktur Persik Kediri Souraiya Farina mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi untuk meraih CLR. Kerja keras itu ditunjukkan menyusul kewajiban mutlak bagi klub profesional untuk memenuhi regulasi bermain di level Asia.
“Lisensi dari AFC ini sangat membanggakan karena pencapaian pertama kalinya bagi Persik Kediri dan kami juga memahami pentingnya 5 aspek lisensi bagi sebuah klub professional. Sesuai dengan visi dan misi Persik Kediri, kami juga tidak ingin berprestasi atau dikenal di tingkat nasional, namun juga bermain di level Asia,” jelasnya, Kamis (16/5/2024).
Menurutnya, pencapaian ini tentu akan menjadi suntikan motivasi Persik Kediri dalam menatap kompetisi Liga 1 Indonesia 2024/2025 mendatang. Terlebih hal ini menjadi bukti nyata komitmen dan kerja keras Persik Kediri dalam membangun klub yang profesional dan berprestasi.
“Kabar baik ini tentu menjadi modal yang sangat berharga buat kami dan saya berharap semua staf pelatih, ofisial, pemain, dan manajemen bersama juga Persikmania terus konsisten memberikan yang terbaik untuk Persik dan kota Kediri secara keseluruhan,”pungkasnya.
Diketahui, sejak tahun 2010, konfederasi sepakbola Asia telah memberlakukan pedoman terhadap asosiasi sepakbola agar memenuhi persyaratan berkompetisi di kancah internasional. Kalaupun belum memenuhi persyaratan, setiap klub tetap harus memenuhinya jika ingin menjadi kontestan di level internasional.
Adapun dari 18 klub Liga 1 dan 23 klub Liga 2 yang mengajukan permohonan lisensi, Persik Kediri bersama Bali United dan Borneo FC menjadi satu-satunya klub yang dinyatakan lolos 100 persen. Sementara beberapa klub dinyatakan lolos bersyarat dan ada juga yang lolos hanya di salah satu atau dua kategori lainnya.
Berdasarkan hasil rapat Komite Lisensi Klub, berikut sejumlah klub yang dinyatakan lolos,
Regulasi AFC Champions League 2:
Granted: Bali United FC, Borneo FC Samarinda dan Persik Kediri
Granted with Sanction: Madura United FC, Persebaya Surabaya, Persib Bandung dan Persija Jakarta
Regulasi AFC Challenge League :
Granted: Bali United FC, Borneo FC Samarinda, Madura United FC, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, PSIS Semarang, Persik Kediri dan Rans Nusantara FC
Regulasi Liga 1 :
Granted: Bali United FC, Bhayangkara Presisi Indonesia FC, Borneo FC Samarinda, Madura United FC, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persik Kediri, PSIS Semarang dan Rans Nusantara FC.ind



