Sosialisasi GERMAS di Kota Kediri, Anggota DPR RI Nurhadi Tekankan 5 Kunci Hidup Sehat

satuwarta.id – Ratusan masyarakat Kota Kediri antuasias mengikuti sosialisasi Deteksi Dini dan Faktor Risiko Kesehatan yang Berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB) atau wabah. Digelar dalam rangka mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan penyakit melalui pola hidup sehat serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Nurhadi, menekankan lima kunci utama untuk menjaga kesehatan dan memperpanjang usia yang berkah.
“Yang pertama adalah sabar dan syukur. Kedua, pola hidup sehat, yang meliputi pola makan dan pola minum yang sehat,” ujarnya, Rabu, (04/03/2026).
Nurhadi mengingatkan masyarakat agar tidak sering begadang, karena pada pukul 23.00 hingga 01.00 dini hari, organ hati (liver) bekerja melakukan proses detoksifikasi racun dalam tubuh. Kurang tidur dapat menghambat proses tersebut sehingga racun menumpuk dan berdampak pada kesehatan.
Dalam pola makan, ia menyarankan agar setelah sahur tidak langsung tidur, melainkan memberi jeda dengan aktivitas ringan seperti salat Subuh. Saat berbuka, masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi sayur, protein seperti tempe dan telur, serta mencukupi kebutuhan air putih.
Nurhadi juga mengingatkan bahaya konsumsi minuman manis dan bersoda secara berlebihan yang dapat memicu gangguan ginjal di usia muda.
Kunci ketiga adalah olahraga yang dijadikan kebutuhan rutin. Aktivitas fisik tidak harus mahal atau dilakukan di luar rumah. Senam ringan, berjalan kaki, hingga bernyanyi dan berjoget mengikuti musik di rumah dapat menjadi alternatif olahraga yang menyenangkan sekaligus meningkatkan kebahagiaan.
Kunci keempat adalah berpuasa, termasuk puasa sunnah. Ia menyampaikan hasil penelitian peraih Nobel tahun 2016, Yoshinori Ohsumi, tentang proses autofagi, yakni mekanisme alami tubuh saat sel sehat “memakan” sel rusak, termasuk sel yang berpotensi menjadi kanker. Proses ini terjadi saat tubuh berpuasa minimal 16 jam.
Adapun kunci kelima adalah melakukan cek kesehatan secara berkala. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan program pemeriksaan kesehatan gratis untuk mendeteksi penyakit sejak dini sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Khusnul Arif, berharap peserta sosialisasi dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
“Sepulang dari sini, panjenengan semua diharapkan menjadi agen informasi dan agen perubahan agar gerakan hidup sehat ini terus berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas capaian Kota Kediri yang menyandang predikat sebagai kota paling berbahagia. Menurutnya, predikat tersebut perlu dipertahankan melalui konsistensi penerapan pola hidup sehat oleh masyarakat.
Hal senada disampaikan Anggota DPRD Kota Kediri, Choirudin Mustofa. Ia menilai sosialisasi ini menjadi bukti nyata kepedulian wakil rakyat terhadap kesehatan masyarakat.
“Semoga silaturahmi ini membuat kita semakin solid dan kompak, serta para dewan senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan untuk terus memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Pesantren dan Kota Kediri,” tuturnya.
Melalui sosialisasi GERMAS ini, masyarakat diharapkan semakin sadar pentingnya deteksi dini, pengendalian faktor risiko kesehatan, serta penerapan pola hidup sehat guna mencegah potensi KLB atau wabah di lingkungan sekitar.tam



