PENDIDIKAN

Sendratari Kolosal Ribuan Guru Meriahkan HGN Kabupaten Kediri

satuwarta.id – Peringatan Hari Guru Nasional sekaligus HUT PGRI ke-78 Kabupaten Kediri berlangsung semarak dengan pentas seni kolosal para guru, mulai dari musik sampai tari.

Pertunjukan yang diikuti kurang lebih 1000 guru itu berlangsung di Stadion Canda Bhirawa, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menyampaikan, seorang guru sebisa mungkin memberikan contoh dan teladan, tidak hanya bagi para siswa dan tapi juga masyarakat sekitar.

Sebagaimana hal itu sebagai aspek pendukung dalam meningkatkan kualitas pembelajaran terhadap siswa.

“Menjadi guru, artinya digugu dan ditiru. Tidak hanya di sekolah tapi juga di masyarakat,” tegasnya, Sabtu (25/11/2023).

Selain berperan penting pada sektor pendidikan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) bersama sektor kesehatan dan keluarga menjadi suatu kesatuan penting untuk mengurangi permasalahan stunting.

Menurut Bupati berusia 43 tahun itu mengajak seluruh elemen untuk berkontribusi membantu mengentaskan kasus stunting di Kabupaten Kediri.

“Jadi kepedulian terhadap stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab DP2KBP3A dan Dinas Kesehatan,” tambahnya.

Terpisah, Ketua PGRI Kabupaten Kediri, yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin menjelaskan, rangkaian acara tersebut para guru menampilkan Tari Remo sebagai tanda pembuka acara. Dilanjutkan Sendratari Kupu-kupu Manis dan Panji Laras, serta paduan suara.

“Tari Kupu-kupu Manis menunjukkan kehadiran para guru bak bunga bermadu. Anak-anak dan masyarakat berharap ada kebaikan dari bunga yang mekar. Sendratari Panji Laras, diangkat dari kisah Panji dan kita tampilkan secara kolosal,” pungkasnya.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close