KESEHATAN

Vaksinasi Sub PIN Polio Capai 96%, Pemkab Kediri Lakukan Sasaran Rumah ke Rumah

satuwarta.id – Sepekan berjalan vaksinasi Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio mencapai 96 persen. Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kesehatan tengah melakukan penyasaran guna mencapai sesuai target vaksinasi.

Sebagaimana pada gelombang pertama yang dilangsungkan mulai 15-21 Januari 2024 itu ditargetkan mencapai 183.964 anak mendapatkan vaksinasi.

Sedangkan berdasarkan data yang dihimpun selama 7 hari pelaksanaan, tercatat sasaran vaksinasi masih mencapai 176.613 anak atau 96 persen.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Ahmad Khatib. Bahwa berdasarkan total cakupan kumulatif, kurang lebih hanya 4 persen Vaksinasi Sub PIN Polio tercapai sesuai target yang ditetapkan.

“Meski hanya 4 persen, namun kita tidak ingin melepaskan sisa target itu,” kata Khatib, Selasa (23/1/2024).

Khatib menganalisa ada beberapa kendala yang menjadi faktor belum memenuhinya target tersebut. Seperti orang tua enggan memberi imunisasi polio, keluarga yang tidak lagi berdomisili di Kabupaten Kediri, atau bahkan target terlalu tinggi.

Sebab, kata Khatib, angka target yang dibebankan tersebut bisa saja dihimpun berdasarkan data statistik atau perhitungan jumlah penduduk setiap tahunnya.

“Sehingga kami akan cek ke lapangan, apakah betul seluruh jumlah itu belum tervaksinasi atau targetnya yang terlalu tinggi,” terang Khatib terkait total sasaran.

Untuk memastikan target tercapai, Khatib menegaskan kini tengah melakukan penelusuran ke setiap rumah sesuai data penerima yang belum mendapat vaksinasi gelombang pertama.

Mengingat pemberian vaksinasi polio menjadi program penting pemerintah untuk menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio dan meningkatkan kekebalan tubuh. Terutama bagi anak usia 0-7 tahun.

“Kami meminta petugas kesehatan desa akan lakukan sweeping, pelacakan, datangi secara door to door sampai tanggal 26 Januari bagi anak yang belum tervaksinasi,” tegas Khatib.

Kendati tak ditemukan kasus Polio yang menimpa anak di Kabupaten Kediri, Khatib tetap memberikan imbauan supaya masyarakat tetap menjaga kebersihan terhadap lingkungan sekitar.

“Hal yang sangat penting adalah tidak buang air besar sembarangan, karena polio dapat tertular melalui kotoran,” tambah Khatib.

Adapun, vaksinasi gelombang kedua pada 19-25 Februari 2024 mendatang akan diberikan kepada penerima yang sama. Otomatis target pemberian harus sesuai dengan capaian pada gelombang pertama.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close