
satuwarta.id – Usai ditetapkan menjadi bupati-wakil bupati terpilih Kabupaten Kediri periode 2025-2030, Hanindhito Himawan Pramana mengajak seluruh instrumen masyarakat supaya tidak terpolarisasi dengan pilihan di Pilkada 2024 lalu.
Mas Dhito, sapaan akrabnya mengatakan, proses berlangsungnya Pilkada 2024 di Kabupaten Kediri telah berlangsung kondusif tanpa adanya gugatan maupun sengketa dari Mahkamah Konstitusi. Pihaknya menyebut jika kini bukan lagi soal waktu untuk berkontestasi politik.
“Ini sudah waktunya untuk tidak lagi bertanding (bermusuhan),” kata Mas Dhito, melalui pidato saat Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Kediri dalam Pemilihan Tahun 2024 di Gedung Bagawanta Bhari, Kamis (9/1/2025).
Hal itu mengerucut pada situasi selama proses Pilkada Kabupaten Kediri 2024 yang berlangsung tanpa adanya kecurangan, termasuk saat masa kampanye, proses pemungutan suara, hingga proses rekapitulasi perhitungan suara.
Karenanya, Mas Dhito mengajak seluruh elemen masyarakat supaya menjaga kondusifitas wilayah dan memberikan imbauan terhadap relawan pasangan 02 untuk saling merangkul pendukung pasangan 01 di Pilkada, Deny Widyanarko-Mudawamah.
“Saya minta di bawah untuk mendinginkan situasi dan kondisi di wilayah masing-masing. Saya mengimbau tim pemenangan dan relawan 02 untuk segera merangkul saudara-saudara kita yang kemarin mengusung pasangan 01,” pinta Mas Dhito.
Bahkan, lanjut Mas Dhito, pihaknya akan menjalin komunikasi dengan Deny Widyanarko selama menjadi bupati Kediri di periode kedua mendatang. Pihaknya tak menampik jika niat Deny Widyanarko juga menjadi masukan yang baik untuk masa depan Kabupaten Kediri.
“Saya akan berkomunikasi dengan Pak Deny, karena apapun yang menjadi usulan beliau pasti ada niat baik di dalamnya dan program yang sama, cuma mungkin penafsirannya berbeda,” ungkap bupati berusia 32 tahun itu.
Mas Dhito menuturkan, selama menjabat di Kabupaten Kediri pada periode pertama masih banyak persoalan yang harus dituntaskan. Termasuk menyelesaikan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, merealisasikan program makan siang bergizi gratis, dan menuntaskan sejumlah infrastruktur di Kabupaten Kediri.
Sebagai informasi, pasangan Bupati-Wakil Bupati Kediri terpilih Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri dengan perolehan 489.900 suara atau sebesar 56,53 persen dari total suara sah di Pilkada 2024. Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), bupati-wakil bupati terpilih ini akan dilantik pada Februari 2025 mendatang.ind



