Tracing Kota Kediri Peringkat Pertama se-Jatim

satuwarta.id – Sejumlah kasus penyebaran covid-19 di Kota Kediri terjadi melalui transmisi lokal dan kegiatan komunitas. Untuk menekan penyebaran, tracing dan testing juga terus ditingkatkan.
Menurut Assisten Adm. Umum Pemkot Kediri, Chevy Ning Sujudi, berdasarkan Data Asesmen Kementrian Kesehatan per tanggal 31 Juli 2021, Tracing di Kota Kediri menempati peringkat pertama di Jawa Timur dengan rasio 6,09. Statusnya naik dari terbatas menjadi sedang.
” Walikota Kediri memerintahkan untuk gencarkan tracing dan testing agar diketahui sebaran kasus konfirmasi positif, sehingga bisa disusun strategi penanganannya”, tutur Chevy.
Warga kota Kediri sendiri diminta kooperatif saat dilakukan testing dan tracing.
“Kami sudah menghimbau kepada warga agar taat prokes dan mau ditracing. Selain itu jangan termakan hoax sehingga bisa saling menjaga satu sama lain. Banyak warga yang tidak mau ditracing karena termakan hoax dan merasa takut ”, ujar Camat Pesantren Widiantoro.
Di salah satu kelurahan di Pesantren, baru-baru ini ditemukan warga yang terpapar Covid-19 , yang merupakan bagian dari kegiatan komunitas
“Awalnya imam mushola dan keluarga terindikasi positif. Dari kasus tersebut, kemudian ditindaklanjuti pihak puskesmas. Ditemukan 4 orang positif dari 13 orang yang melakukan swab antigen oleh Puskesmas” Jelas Purwanti selaku Petugas tracing Puskesmas Wilayah Ngletih, Senin (02/08)
Mengingat tidak ada gejala pada keempat orang tersebut, maka diminta untuk melakukan Isolasi mandiri di rumah dengan pantauan kesehatan dari Puskesmas.bby



