NEWS

TPT Jembatan Gedangsewu Kediri Longsor, BPBD Lakukan Penanganan Darurat

satuwarta.id – Tanah Penahan Tebing (TPT) Jembatan Gedangsewu, Desa Gedang Sewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, mengalami longsor akibat hujan deras yang mengguyur pada Selasa (14/1/2025) sore.

Longsornya TPT Samping Sayap Jembatan Gedangsewu tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dengan rincian keterangan longsor sepanjang 4 meter, tinggi 6 meter, dan lebar 3 meter. Adapun jembatan ini merupakan jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Pare dan Plosoklaten.

Sodiq, 49, Warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare ini menerangkan, penyebab longsornya TPT tersebut terjadi akibat pusaran arus sungai di bawah jembatan mengalir begitu deras hingga tanah tebing tak mampu menahan derasnya arus sungai.

“Di bawah jembatan ini kan ada pusaran air sungai dan tebing ini sampai nggak mampu menahan (pusaran itu),” kata Sodiq, saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut Sodiq, di sekitar lokasi tersebut sebelumnya terdapat vegetasi pohon bambu. Sedangkan, beberapa waktu lalu pohon tersebut dilakukan penebangan sebagai upaya memperdalam aliran sungai. Namun demikian, tanah di sekitar jembatan tak memiliki vegetasi sebagai penahan tanah.

“Kemarin masih ada pohon pring (pohon bambu) tapi banyak ditebangi sehingga penguat tanahnya nggak ada,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri Stefanus Djoko Sukrisno mengatakan, tim Unit Reaksi Cepat (URC) telah diterjunkan untuk melakukan assesment pada Selasa, 14 Januari 2025 sekitar pukul 18.05 WIB.

Meski tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka, namun BPBD telah memberikan tanda pengaman (police line) di sekitar lokasi longsor guna mengurangi risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Gedang Sewu berkaitan dengan perbaikan TPT Longsor,” jelasnya.

Untuk sementara waktu, pihaknya memberikan imbauan supaya para pengguna jalan waspada jika melintas di sepanjang jalan tersebut karena longsornya TPT Jembatan Gedungsewu berpotensi kerusakan yang lebih parah.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close