OLAHRAGA

Pickleball Jadi Cabor Baru Binaan KONI Kabupaten Kediri, Sasar Prestasi dan Sport Tourism

Kediri – Indonesia Pickleball Federation (IPF) Kabupaten Kediri sukses menyelenggarakan Musyawarah Kabupaten (Muskab) pertama untuk memilih kepengurusan masa bakti 2025–2029. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Vidcom Kodim 0809 Kediri pada Jumat, 5 September 2025 lalu.

Muskab dihadiri oleh Pengurus Provinsi IPF Jawa Timur, Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata, S.H., Sekretaris Umum KONI Daniel Novi Susanto, Bidang Organisasi KONI Kabupaten Kediri Asma Yasid, serta perwakilan klub.

Dalam forum tersebut, terpilih drh. Hega Septiagi sebagai Ketua IPF Kabupaten Kediri periode 2025–2029. Meski tergolong baru, pickleball mulai mendapat perhatian masyarakat olahraga. Olahraga ini memiliki karakter mirip tenis dan padel, namun dimainkan di lapangan dengan ukuran hampir sama seperti badminton, yakni 13,1 x 6,1 meter dengan net setinggi 90–100 cm. Pickleball disebut sebagai “mini tenis” karena dapat dimainkan di berbagai lapangan, mulai dari tenis, basket, hingga area datar lain yang dimodifikasi.

“Pickleball ini fleksibel, mudah dimainkan, dan bisa dinikmati semua kalangan, bukan hanya atlet. Ke depan, kami ingin memasyarakatkan olahraga ini, sekaligus mencetak atlet untuk berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” jelas Ketua IPF Kediri, drh. Hega Septiagi, Selasa, (16/09/2025).

Ia menyebut ada dua program utama IPF Kabupaten Kediri. Pertama, mencetak atlet dan wasit yang siap berlaga di ajang Kejurprov, Kejurnas, Porprov, hingga kejuaraan internasional. Kedua, memperluas sosialisasi pickleball agar bisa dimainkan masyarakat umum, sekaligus membuka peluang sport tourism.

“Pickleball bisa jadi sarana olahraga sekaligus sarana komunikasi dan pariwisata olahraga. Contohnya, di Bondowoso sudah ada turnamen internasional di Kawasan Ijen. Harapannya, Kabupaten Kediri juga bisa menjadi tuan rumah turnamen sekaligus mengenalkan potensi wisata, misalnya Gunung Kelud,” tambahnya.

Sebagai langkah nyata, IPF Kabupaten Kediri akan menggelar Kejurnas Pickleball perdana di Kediri pada Desember 2025.

Pickleball masih terbilang baru di Indonesia, sehingga peluang meraih prestasi cukup terbuka. Jawa Timur sendiri telah melahirkan pemain profesional dari Mojokerto. Hega optimistis Kediri mampu melahirkan atlet berprestasi, terutama karena pickleball bisa diikuti oleh pemain dari berbagai cabang seperti tenis meja, tenis, dan badminton.

“Persaingan di beberapa cabang olahraga sangat ketat. Pickleball bisa menjadi alternatif untuk meraih medali, karena peluangnya masih luas. Insya Allah Kediri punya potensi,” pungkasnya.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close