Terkait Pelaksanaan PTM, Ini Harapan Mas Bup

satuwarta.id – Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Kediri, diharapkan sudah bisa dilakukan dalam waktu satu atau dua bulan kedepan.
Hal itu diungkapkan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Senin, (23/08/2021).
Bupati muda yang akrab disapa Mas Bup ini menegaskan pembelajaran tatap muka baru diizinkan jika nanti siswa yang ada di Kabupaten Kediri sudah mendapatkan vaksin Covid-19.
” Siswa sudah tervaksin semua dan kondisi covid-19 juga sudah melandai. Dari pusat, anak-anak yang usianya dua belas tahun ke atas sudah mulai boleh vaksin. Tapi memang kita sedang prioritaskan untuk lansia dulu karena yang paling rentan dengan resiko kematian adalah lansia, ” tukas Mas Bup.
Dari sisi pihak sekolah sendiri sudah menantikan PTM kembali digelar. Para siswa dinilai lebih mudah untuk menerima pelajaran ketika dilakukan secara tatap muka.
” Kegiatan tatap muka mempermudah dalam pembelajaran, terutama karakter. Karena kalau pembelajaran karakter untuk anak itu harus tatap muka kalau daring cukup sulit, ” tukas Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SMP Negeri 1 Ngasem Andriyani.
Di SMP Negeri 1 Ngasem sendiri saat ini, jumlah siswa yang sudah tervaksin sangat minim. Rata-rata para siswa melakukan vaksin secara mandiri di luar sekolah. “Mungkin baru sekitar 10 persen yang sudah tervaksin, ” kata Andriyani lagi.
Andriyani menambahkan, untuk membantu para siswa yang kesulitan menjalani pembelajaran daring, pihak sekolah telah membuka klinik pembelajaran. Lewat klinik pembelajaran ini, siswa bisa datang ke sekolah.
” Kita jadwalkan, dengan tetap mengikuti prokes. Untuk siswa yang, mungkin
orang tuanya tidak bisa membantu karena bekerja. Biasanya satu kelas untuk dua atau tiga siswa, karena siswa kesulitannya juga beda-beda, ” pungkas Andriyani. bby



