OLAHRAGA

Persik Kediri Dijatuhi Sanksi FIFA, Imbas Kasus dengan Mantan Pelatih

satuwarta.id – Persik Kediri menerima pemberian sanksi oleh federasi sepakbola dunia (FIFA). Berdasarkan surat yang ditulis FIFA, Persik Kediri disebutkan belum memenuhi kewajiban terhadap mantan pelatih kepala, Javier Roca.

“Persik Kediri (termohon) masih belum memenuhi kewajiban keuangan terhadap Bapak Javier Leopoldo Roca Sepulveda (penggugat),” tulis pernyataan surat dari FIFA.

Dengan situasi permasalahan yang dialami Persik, federasi sepak bola dunia itu memberikan larangan terhadap tim Macan Putih untuk melakukan aktivitas transfer pemain hingga jatuhan sanksi dituntaskan.

“Sehubungan dengan hal tersebut, kami ingin menginformasikan kepada para pihak bahwa larangan mendaftarkan pemain baru secara internasional telah diterapkan oleh FIFA,” tambah dalam surat tersebut.

Usai menerima surat sanksi dari FIFA, Direktur Persik Kediri Souraiya Farina merespon akan segera menindaklanjuti untuk menyelesaikan hal-hal mendasar terkait permasalahan sanksi tersebut.

“Benar, kita baru menerima keputusan dari FIFA. Baru diterima dan benar benar tidak menyangka bahwa FIFA tidak melihat dari dua sisi, juga tidak melihat dari saksi yang hadir,” kata Souraiya Farina, Selasa (18/6/2024).

Menurutnya, permasalahan sengketa keuangan itu hampir tidak ditemukan manajemen Persik Kediri selama bekerja sama dengan Javier Roca. Dimana, Persik diduga belum melakukan peluasan gaji terhadap pelatih yang menukangi Persik di Liga 1 Indonesia musim 2021/2022.

“Jadi, kita baru saja membuktikan seperti kawan-kawan klub lainnya, kalau sudut pandangnya sangat sangat jarang dari bukti yang dihadirkan klub.” jelasnya.

Tak hanya itu, Souraiya juga bersuara bahwa regulasi dalam menjaga kepentingan pemain dan klub dari sisi legal sudah sebagaimana mestinya diterapkan. Seperti halnya pembahasan dalam pertemuan perwakilan klub dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

“Ini sebenarnya salah satu yang dibahas saat pertemuan dengan LIB, bahwa juga diperlukan regulasi yang berimbang untuk melindungi pemain, ofisial dan juga klub. Agar semakin minim dispute terjadi di liga kita. Dispute yang terjadi akan murni karena benar benar ada terjadi pelanggaran.” tegasnya.

Kendati demikian, seiring proses membereskan sanksi oleh FIFA, Souraiya memastikan manajemen Persik Kediri akan tetap fokus dalam mempersiapkan tim guna menghadapi kompetisi Liga 1 Indonesia 2024/2025. Kompetisi domestik sendiri rencananya akan bergulir Agustus mendatang.

“Ya, tidak apa-apa, klub akan segera menyelesaikan, karena tentu Persik menatapnya ke depan. Kita punya target di musim ini, juga musim mendatang yang harus kita penuhi dengan kerja bersama dan kerja keras,” pungkasnya.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close