satuwarta.id – Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama menghadiri Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi bersama Presiden RI Prabowo Subianto, Senin (7/4/2025). Di Kota Kediri, panen raya dipusatkan di Kelurahan Burengan, pada lahan sawah seluas kurang lebih 1 hektar.
Panen Raya Padi Serentak ini, bukan sekadar panen padi biasa, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional, secara bertahap mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Dalam kesempatan itu, Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama bersama Wakil Wali Kota Kediri Wakil Wali Kota Kediri Qowimmudin Thoha, Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji serta jajaran forkompimda lainnya memanen padi total kurang lebih 10 ton.
Setelah melakukan panen padi, Letkol Inf Ragil Jaka Utama dan semua yang hadir mengikuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual, bersama dengan 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Beberapa arahan diantaranya, terkait pentingnya peran petani sebagai tulang punggung bangsa dan komitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan petani.

Presiden juga menyampaikan beberapa rencana pemerintah untuk mendukung petani, seperti pembentukan koperasi desa dengan jaringan nasional, penyediaan apotek desa, dan distribusi ikan laut ke pelosok desa.
Di Kota Kediri sendiri terdapat 2.638 jiwa petani. Pada tahun 2024, target tanam padi mencapai 1.228 hektar dan berhasil direalisasi sebanyak 92 persen atau sekitar 1128 hektar. Hal ini cukup baik, mengingat beberapa bulan petani dihadapkan dengan cuaca yang tidak menentu. Lalu, untuk target tanam tahun ini sebanyak 1129 hektar. Dari hasil data per 6 April 2025, realisasi tanam telah mencapai, 574 hektar atau sekitar 50 persen.
Wakil Wali Kota Kediri Wakil Wali Kota Kediri Qowimmudin Thoha menuturkan jika melihat rata-rata produktivitas tahun 2024, komoditi padi Kota Kediri bisa menyumbang 7,33 ton per hektar dan jagung (pipil kering) mencapai 8,75 ton per hektar. Sedangkan, untuk rata-rata produksinya mencapai 8.491 ton untuk padi dan 12.464 ton untuk jagung. “Tentu dengan data-data tersebut saya optimis Kota Kediri bisa turut mewujudkan ketahanan pangan lokal,” imbuhnya.

Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi momentum penting dalam mewujudkan kemandirian pangan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
“Pada momentum panen raya ini diharapkan bisa menjadi penguatan ketahanan pangan lokal sekaligus membuka jalan bagi sinergi yang lebih erat antara semua pihak baik TNI, Polri, pemerintah daerah maupun masyarakat dalam membangun ketahanan sektor pertanian yang aman, produktif dan berkelanjutan,” tutupnya. tam



