HUKUM & KRIMINAL

2021, Capaian Penerimaan Negara KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri Lampaui Target

satuwarta.id – Di tahun 2021, KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri berhasil mengumpulkan penerimaan negara sebanyak Rp 32.876.261.089.066 atau tercapai 118,3 persen dari target yang ditetapkan. Angka itu juga melampaui target yang sebelumnya ditetapkan yakni Rp 27.830.352.947.000.

Pada tahun 2021 dari Bea Masuk KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri mengumpulkan 6.669.838.641 ( tumbuh 9,24 persen) , sementara Bea Cukai mendominasi dengan angka 32.869.591.250.425 (tumbuh 22,01 persen)

” Itu termasuk tertinggi. Surplusnya hampir lima trilyun. Mudah-mudahan 2022 bisa kita pertahankan, ” tukas Kepala KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri Sunaryo, Rabu, (19/01/2022).

KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri yang meliputi wilayah kerja terdiri dari Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Jombang dan Kabupaten Nganjuk. Selain bertindak sebagai Revenue Collector,  KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri juga menjalankan fungsi Trade Facilitator, Industrial Assistance, Community Protector.

Dari sisi community protector, upaya pengawasan dan penindakan terhadap barang illegal terus meningkat, baik yang bersifat preventif maupun represif. Selama tahun 2021, KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri telah berhasil melakukan penindakan sebanyak 124 Surat Bukti Penindakan (SBP) yang terdiri hasil tembakau 66 SBP, EA/MMA 19 SBP, barang kiriman pos 35 SBP, Narkotik (NPP) sebanyak 3 SBP, serta pelanggaran administrasi ada 1 SBP. Dari kasus-kasus itu 5 SBP berlanjut ke tahap penyidikan.

Sementara dalam fungsi Industrial Assistance selain memberikan Fasilitas Kawasan Berikat pada PT Capglobal Industry International dan PT Sukses Abadi Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Nganjuk, KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri juga  melakukan  Asistensi Ekspor dan Fasilitas pada asosiasi IKM Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Nganjuk dan Jombang.

” Selama 2021 kami terjun ke lapangan untuk bisa hadir ke masyarakat memetakan dan mengastensi UMKM. Kami sudah punya database baru kabupaten dan Kota Kediri ada 180 UMKM yang kami petakan. Baik dari aspek omsetnya, bahan bakunya, kemudian. kontinitasnya. Dan yang terakhir permasalahannya. Nah permasalahan yang ada kami nanti kembali menjadi  start awal yang kami akan tindak lanjuti di 2022, ” tambah Sunaryo lagi.

Dari sisi pelayanan impor barang kiriman yang masuk melalui Kantor Pos Lalu Bea Kediri, KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri telah memberikan pelayanan dengan total dokumen impor consignment note (CN) sebanyak 16.827 dokumen.

Dari jumlah tersebut didapat realisasi penerimaan impor barang kiriman sebesar Rp 1.803.647.000,- dengan rincian Bea Masuk sebesar Rp 742.566.000,- PPN Impor sebesar Rp 925.913.000,- dan PPh Pasal 22 Impor sebesar Rp 135.168.000. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close