NEWS

Tiga Bulan Boarding School, Ini Respon Siswa SMA Dharma Wanita 1 Pare

satuwarta.id – Setelah tiga bulan menjalani sekolah berasrama, para siswa SMA Dharma Wanita 1 Pare merasa bersyukur karena dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Langkah Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana membuka sekolah berasrama bekerjasama dengan Putra Sampoerna Foundation (PSF) memang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sekolah boarding school yang baru dibuka pada tahun ajaran 2023/2024 ini, pada angkatan pertama menampung 130 siswa didik baru. Rinciannya 35 siswa putra dan dan 95 putri.

Yudis salah satu siswa asal Kecamatan Tarokan mengaku bersyukur dapat diterima di SMA Dharma Wanita 1 Pare. Dengan masuk di sekolah berasrama itu, dia mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan sekolah.

“Awalnya bingung, alhamdulilah bisa diterima, sangat terbantu pastinya,” katanya ditemui saat kegiatan outbound yang diadakan TP PKK Kabupaten Kediri bersama Dinas Sosial pada Sabtu (21/10/2023).

Dibukanya sekolah boarding school itu ditujukan bagi siswa-siswi dari keluarga kurang mampu yang memiliki tekad untuk melanjutkan pendidikan. Meski gratis, kualitas pendidikan tak kalah dengan sekolah unggulan.

Selain Yudis, siswa lain bernama Kelvin menyampaikan terimakasih kepada Bupati Hanindhito Himawan Pramana. Sekolah boarding school itu menjadi jalan bagi dirinya untuk dapat meraih mimpi.

Meski jarang bertemu orang tua karena harus tinggal di asrama siswa asal Kecamatan Kandat itu mengaku nyaman dengan fasilitas yang telah diberikan.

“Telah berjalan tiga bulan dan Alhamdulillah nyaman di sini. Rencananya minggu depan akan dijenguk orang tua,” ucapnya.

Siswa yang dapat masuk di sekolah ini yakni mereka yang tercantum dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan berdomisili Kabupaten Kediri. Mereka pun telah menjalani proses seleksi yang dilakukan pemerintah daerah bersama PSF.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana sendiri menyebut didirikannya SMA boarding school tersebut untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Bagi calon siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi, mereka bisa memiliki harapan melanjutkan sekolah,” terang bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close