PTM di Daerah Dengan Positivity Rate Lebih Dari 5 Persen Beresiko
satuwarta.id – Cakupan vaksinasi kelompok umur 6- 11 sampai 28 Feb 2022, baru baru mencapai 40,8 persen , sedangkan pada umur 12 – 17 tahun sudah mencapai 74,9 persen.
Dari data tersebut menurut Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Soedjatmiko akan sangat beresiko jika pembelajaran tatap muka (PTM) dilakukan di daerah dengan positivity rate lebih dari 5 persen.
Adapun terkait perlindungan bagi anak-anak, Anggota Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia ini menyarankan sekolah yang berada di kabupaten atau kota dengan positivity rate lebih dari
5% untuk mengadakan Pembelajaran Jarak Jauh terlebih dahulu, demi keselamatan murid, guru, orangtua dan lansia di rumah masing-masing .
“Oleh karena itu perlu percepatan vaksinasi primer untuk anak umur 6-11 tahun dan booster (suntikan ke-3) untuk lansia,” tegas Prof Miko, sapaan akrabnya.
Hal ini, dikatakannya, sesuai dengan pedoman dalam lampiran SKB 4 Menteri 21 Desember 2021 mengenai Pembelajaran Di Masa Pandemi COVID. bby



