Mas Dhito Siapkan Strategi Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

satuwarta.id – Sektor pertanian menjadi aspek prioritas Pemerintah Kabupaten Kediri. Bupati Hanindhito Himawan Pramana telah merumuskan strategi untuk meningkatkan kesejahteraan petani termasuk menyiapkan lahan milih pemerintah daerah yang sedang tidak digunakan.
Melalui peringatan Hari Buruh Internasional 2024, Mas Dhito menyebut kesejahteraan pekerja terutama para petani menjadi yang utama bagi pemerintah daerah. Salah satunya menaikkan pendapatan per kapita buruh petani yang selama ini dinilai masih minim.
“Kesejahteraan buruh ini cukup banyak, yang harus diperhatikan ini adalah kesejahteraan petani,” katanya, di Lapangan Tenis Indoor Pemkab Kediri, Kamis (30/5/2024) lalu.
Diuraikan, UMK Kabupaten Kediri saat ini telah mencapai Rp2,4 juta. Namun capaian tersebut dinilai tak sebanding dengan pendapatan per kapita para petani rata-rata di angka Rp900 ribu.
Menyikapi hal itu, Mas Dhito tengah merumuskan sejumlah strategi untuk meningkatkan pendapatan buruh tani. Salah satunya menggunakan lahan-lahan milik Pemerintah Kabupaten Kediri yang tidak dimanfaatkan.
“Artinya kita punya tugas yang cukup berat untuk mengejar ke angka Rp2,4 juta dan selisih jauh ini ada di sektor pertanian. Maka labor cost atau pendapatan buruh tani ini yang sedang kita tingkatkan,” jelas orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut.
Target untuk menaikkan pendapatan per kapita tersebut menjadi wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menjaga kesejahteraan petani. Hal itu seiring dengan wilayah Kabupaten Kediri yang menjadi wilayah lumbung pangan nasional.
Bahkan, Pemerintah Kabupaten Kediri juga terus mendorong para petani untuk berinovasi menerapkan Program Desa Inovasi Tani Organik (DITO) untuk mengurangi ketergantungan menggunakan pupuk subsidi dan pupuk kimia.
“Harapannya di sektor pertanian bisa menjadi satu hal yang betul-betul fundamental (mendasar) di Kabupaten Kediri. Karena sektor pertanian ini menjadi komoditas utama, dari 100 persen masyarakat Kabupaten Kediri, hampir 80 persen adalah petani,” ungkapnya.
Selain itu, Mas Dhito beberapa waktu lalu juga tampak memberikan bantuan sarana prasarana pertanian dan bibit jagung terhadap Kelompok Tani (Poktan) seperti di Desa Turus, Kecamatan Gurah, pada Selasa (21/5/2024) lalu.ind



