
satuwarta.id – Pemberian Ganti Kerugian dan Pelepasan Objek Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jalan Tol Kertosono-Kediri terus bertambah. Terbaru, pencairan UGR kini kembali bertambah sebanyak 66 bidang, khusus wilayah Kabupaten Kediri.
Dirincikan, 66 bidang tersebut antara lain, Kecamatan Banyakan terdiri dari Desa Maron dengan nominal Rp8.889.816.782 miliar dari 15 bidang, Desa Ngablak mencapai Rp46.522.533.839 miliar dari 22 bidang, Desa Banyakan Rp22.235.504 dari 1 bidang.
Sedangkan di Kecamatan Grogol hanya terdapat di Desa Bakalan yaitu 28 bidang dengan total nominal Rp39.958.885.733 miliar. Sehingga 66 bidang dari 4 desa tersebut total pencairan Uang Ganti Rugi mencapai Rp95.393.471.858 miliar.
Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri La Ode Asrafil melalui Kepala Seksi Pengadaan Tanah Prasetyo menuturkan, progres pembangunan Jalan Tol Kertosono-Kediri akan terus berkelanjutan.
Sebagaimana jalan tol sepanjang 20,75 kilometer tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Terlebih, Jalan Tol Kertosono-Kediri juga sebagai akses utama jalur tol menuju Bandara Internasional Dhoho Kediri.
“Proyek ini berkesinambungan, mungkin minggu depan juga ada perkembangan lagi. Yang jelas ini ada progres ada pemberian ganti rugi untuk 4 desa,” kata Prasetyo, di Balai Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Selasa (2/6/2024).
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Tol Kertosono-Kediri Kartika Sari menambahkan, progres pencairan UGR Jalan Tol Kertosono-Kediri akan terus dikebut hingga syarat pengerjaan konstruksi bisa terpenuhi.
Dengan menyerahkan 66 bidang tambahan, menurut Kartika, progres pencairan uang ganti terhadap warga terdampak proyek PSN Jalan Tol Kertosono-Kediri khusus wilayah Kabupaten Kediri ini terus meningkat signifikan.
“Progres sudah 74 persen khusus Kabupaten Kediri,” jelas Kartika.
Adapun, usai menyerahkan 66 bidang, pencairan uang ganti terhadap warga terdampak Jalan Tol Kertosono-Kediri saat ini telah mencapai sebanyak 360 bidang dari total 422 bidang khusus wilayah Kabupaten Kediri.ind



