Hari Keris Nasional
-
Tolak 19 April Jadi Hari Keris Nasional, 63 Paguyuban Keris Tegaskan Sikap Secara Tertulis
satuwarta.id – Sebanyak 63 paguyuban keris dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam Senapati Nusantara (Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji Nusantara) menyatakan sikap tegas menolak penetapan 19 April sebagai Hari Keris Nasional. Komitmen ini ditegaskan dalam pernyataan tertulis yang dibuat oleh masing-masing paguyuban, termasuk yang berasal dari Surabaya, Kediri, Blitar, Grobogan, Magelang, Sumenep, Pekalongan, Lombok, Sulawesi, Sumba, Kalimantan, hingga…
Read More » -
Penolakan 19 April Jadi Hari Keris Nasional Menguat, Mahasiswa – Budayawan Malang Bentangkan Poster Dukung 25 November
satuwarta.id – Penolakan terhadap penetapan 19 April sebagai Hari Keris Nasional terus menggema. Di Kota Malang, sejumlah komunitas keris, empu muda, budayawan, serta mahasiswa pecinta tosan aji menggelar aksi damai sebagai bentuk penolakan terhadap penetapan 19 April sebagai Hari Keris Nasional dan mendukung 25 November sebagai tanggal yang tepat. Aksi ini berlangsung di sejumlah tempat, mulai dari halaman luar Gedung…
Read More » -
Pelestari Tosan Aji Nilai 25 November Lebih Tepat Sebagai Hari Keris Nasional, Ini Sebabnya
satuwarta.id – Penolakan terhadap wacana penetapan 19 April 2025 menjadi Hari Keris Nasional makin kuat. Seperti yang diungkapkan Ketua Panji Grobogan Bhumi Pêpali Aris Pranoto. Aris menegaskan 25 November lebih tepat sebagai Hari Keris Nasional, merujuk pada tanggal pengakuan keris Indonesia oleh UNESCO tahun 2005. “Kami menolak tanggal yang lahir dari kepentingan lembaga. Keris bukan simbol organisasi, tapi warisan peradaban.…
Read More »