SPMB SMA-SMK Dimulai Hari Ini, Ini Sekolah Paling Diminati di Kabupaten Kediri
satuwarta.id – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA dan SMK di Kabupaten Kediri resmi dimulai hari ini, Senin (16/6/2025). Dari sejumlah sekolah yang membuka pendaftaran, SMK Negeri 1 Ngasem tercatat sebagai sekolah dengan peminat terbanyak di wilayah tersebut.
Berdasarkan data dari website spmbjatim.net, jumlah pengambilan PIN di SMKN 1 Ngasem menjadi yang tertinggi di Kabupaten Kediri. Hingga Sabtu (14/6), tercatat lebih dari 1.000 calon peserta didik telah mengambil PIN untuk mendaftar di sekolah ini.
“Berdasarkan data dari website, SMKN 1 Ngasem menjadi sekolah dengan minat tertinggi di Kabupaten Kediri,” ujar Aminudin, Wakil Ketua Panitia SPMB SMKN 1 Ngasem, Senin (16/6).
Aminudin menambahkan, tingginya minat tersebut tak lepas dari kualitas pembelajaran di seluruh jurusan yang ditawarkan, termasuk jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) serta Perhotelan. Saat ini, sekolah yang berada di Jalan Totok Kerot, Desa Sumberjo, Kecamatan Ngasem, ini memiliki daya tampung hingga 720 siswa.
“Sekarang semua jurusan sudah memiliki kompetensi yang seimbang,” tambahnya.
Pada tahap pertama ini, SPMB dibuka untuk tiga jalur pendaftaran: jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua/wali, dan jalur prestasi non-akademik. Pendaftaran untuk ketiga jalur tersebut berlangsung selama dua hari, mulai 16 hingga 17 Juni 2025.
Terkait jalur afirmasi, Aminudin menjelaskan bahwa calon pendaftar dianggap memenuhi syarat jika memiliki persyaratan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), atau Bantuan Sosial Tunai (BST).
Pihaknya mengimbau para calon peserta didik supaya lebih teliti dalam memeriksa kelengkapan berkas dan mengikuti alur pendaftaran sesuai ketentuan. Mengingat kuota jalur afirmasi sangat terbatas, yang mana setiap jurusan hanya menerima satu siswa dari jalur ini.
“Artinya, selain persyaratan itu, mengikuti prosedur adalah langkah terbaik,” tegasnya.
Adapun, terkait daya tampung masing-masing jalur. Untuk tahap pertama, jalur afirmasi terdapat 15 persen, jalur mutasi tugas orang tua/wali 5 persen, jalur prestasi 5 persen. Tahap kedua, jalur domisili sebanyak 10 persen. Tahap ketiga, tahap prestasi akademik sebanyak 65 persen.ind



