Stargazer, Teman Baru Keluarga Menjelajah Tempat-Tempat Wisata Ikonik

satuwarta.id – Wilayah Kediri seperti diketahui memiliki sejumlah tempat wisata ikonik yang menarik untuk dijadikan tujuan wisata keluarga.
Berlibur bersama keluarga, safety dan kenyamanan tentu saja menjadi dua hal penting. “Bagi konsumen yang memprioritaskan keamanan dan kenyamanan, fitur keamanan Hyundai Stargazer cukup lengkap,” ujar
Sales Supervisor Hyundai Cabang Kediri, Satrio Budi, Senin, (13/03/2023) saat mendampingi test drive Hyundai Stargazer ke sejumlah landmark ikonik di Kediri Raya.
Di kabin Stargazer, dituturkan Satrio sudah dibenamkan fitur Bluelink, sebuah platform teknologi konektivitas yang memudahkan pengendara untuk pengecekan informasi penting tentang mobil dan terhubung dengan call center Hyundai selama 7 x 24 jam saat terjadi kondisi darurat, sehingga segera memberikan bantuan. Ada pula tombol SOS yang mengarahkan pengendara ke Call Center SOS untuk keadaan darurat.”Di Stargazer ada fitur bluelink, yang langsung terkoneksi ke ponsel,”ujarnya.

Untuk melindungi keluarga saat perjalanan wisata terdapat sistem safety Hyundai SmartSense yang biasanya ada di produk premium Hyundai. Pada sistem Hyundai SmartSense terdapat High Beam Assist (HBA) yang dapat secara otomatis menyesuaikan jangkauan lampu depan (beralih antara high beam dan low beam) kendaraan.
Sedangkan Forward Collision Avoidance Assist (FCA) yang dirancang untuk membantu mendeteksi dan memantau kendaraan dari arah depan serta memperingatkan pengemudi bahwa tabrakan akan segera terjadi dengan pesan peringatan dan peringatan yang dapat didengar juga jika perlu, lakukan pengereman darurat. Fitur ini juga didukung Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA), didesain untuk membantu mendeteksi dan memantau kendaraan yang mendekat di area blind spot pengemudi dan memperingatkan pengemudi adanya kemungkinan tabrakan melalui peringatan berupa pesan dan notifikasi yang dapat terdengar.
Kedua sensor itu juga ditemani
Rear Cross Traffic Collision Avoidance Assist (RCCA) untuk membantu mendeteksi kendaraan yang mendekat dari sisi kiri dan kanan saat kendaraan berjalan mundur, serta memperingatkan pengemudi bahwa ada kemungkinan terjadi tabrakan lewat peringatan berupa pesan dan notifikasi yang dapat terdengar.
Untuk perjalanan wisata yang jauh, Driver Attention Warning (DAW) membantu menentukan tingkat perhatian pengemudi dengan menganalisis pola mengemudi dan waktu mengemudi saat kendaraan dikendarai. Selain itu juga terdapat Manual Speed Limit Assist (MSLA) untuk mengatur batas kecepatan saat pengemudi tidak ingin mengemudi di atas kecepatan tertentu.
Saat mengemudi di tempat baru, sistem
Lane Keeping Assist (LKA) dirancang untuk mendeteksi marka jalan atau tepi jalan saat berkendara di atas kecepatan tertentu, dan dibantu Lane Following Assist (LFA), untuk membantu mendeteksi marka jalur dan/atau kendaraan di jalan, serta membantu mengarahkan roda kemudi untuk membantu menjaga kendaraan di jalur.
Sementara Safe Exit Warning (SEW) memberikan peringatan untuk menghindari tabrakan atau kecelakaan dengan kendaraan yang sedang melaju dari arah belakang di saat penumpang di baris kedua sedang turun dari mobil.
Untuk kenyamanan, Stargazer memiliki kabin yang lebih lapang dan lega. Untuk tipe 6 penumpang Stargazer punya captain seat di baris kedua. Pada tipe 7 penumpang, pengaturan kursi yang fleksibel membuat perjalanan lebih terasa nyaman. Selain itu terdapat lebih dari 30 tempat penyimpanan yang didesain secara ergonomis dan terletak di setiap sisi. Mulai dari bagian depan, tengah, samping, hingga belakang.
Perjalanan jauh, tidak akan terasa membosankan berkat kabin hiburan digital dengan layar 8 Touch Display, Radio, Bluetooth, serta konektivitas Android Auto dan Apple Carplay.

Dengan segala kelebihan itu Stargazer percaya diri untuk bertarung di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) di wilayah Kediri. Setiap bulannya market share LMPV di wilayah eks karesidenan Kediri mencapai hampir 300-400 unit perbulan. “Kita optimis untuk merebut porsi tersebut. Untuk Stargazer sendiri perbulan bisa 8-10 unit,” ujar Satrio lagi.
Stargazer sendiri bisa dimanfaatkan untuk mobil rental ataupun mobil operasional. Apalagi dengan nantinya ada bandara di Kediri, kebutuhan akan transportasi juga akan meningkat. “Sebagai kendaraan operasional, posisi kendaraan, kilometer, dan kondisi bahan bakar bisa dipantau melalui smartphone,” pungkasnya. tam



