Mahasiswi Akuntansi Terpilih Jadi Duta Ekonomi Kreatif 2023
satuwarta.id – Mahasiswi jurusan Akuntansi Universitas Islam Kadiri Ervina Devi menjadi juara 1 Duta Ekonomi Kreatif kota Kediri 2023. Gadis 20 tahun itu menjadi yang terbaik setelah menyisihkan 11 finalis lain di malam puncak Grand Final Duta Ekonomi Kreatif.
Para finalis terdiri para pemuda dan pemudi umur 15 hingga 20 tahun, mulai yang duduk di SMP hingga bangku kuliah. Selain juara 1, dewan juri yang terdiri dari para pelaku ekonomi kreatif turut menetapkan Runner up 1 hingga Runner up 5, best performance, best social media, best intellegence serta juara favorit dan persahabatan.
Ervina Devi mengungkapkan keikutsertaannya di ajang tersebut untuk meningkatkan potensi diri, sehingga bisa lebih berkontribusi dalam memajukan ekonomi kreatif Kota Kediri dan sekitarnya.
“Nanti akan turun ke lapangan untuk membantu masyarakat serta pelaku UMKM. Untuk memberikan pendampingan serta pelatihan,” ujar wanita 21 tahun itu, Minggu, (26/02/2023).
Pemilihan Duta Ekonomi Kreatif oleh Yayasan Gina Bhakti Luhung bukan sekedar kompetisi biasa tapi untuk menggali gagasan dan ide-ide dari para anak muda untuk memajukan ekonomi kreatif.
“Pemuda yang berkontribusi ke masyarakat di bidang ekonomi kreatif. Agar bisa menjadi contoh untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui ekonomi kreatif,” tutur founder Yayasan Gina Bhakti Luhung Regina Nadya Suwono.
Di kota Kediri, sudah banyak anak muda yang memulai usaha sendiri, dengan terjun ke sektor ekonomi kreatif mulai dari fashion sampai kuliner. “Anak-anak muda ini lebih punya inovasi untuk meningkatkan ekonomi kreatif,” tambahnya lagi.
Selain itu, tidak menutup kemungkinan dari ajang ini, Duta Ekonomi Kreatif bisa ke ajang yang lebih tinggi. Kepala Disbudparpora Kota Kediri Zachrie Ahmad menuturkan saat ini ekonomi kreatif di Kota Kediri dan anak muda merupakan hal yang tak terpisahkan. “UMKM banyak anak muda,” tutur Zachrie Ahmad.
Sementara itu, pengusaha Kota Kediri Adi Suwono selaku sponsorship Pemilihan Duta Ekonomi Kreatif mengungkapkan dengan ajang ini, anak- anak muda akan makin memiliki wadah untuk kreativitasnya. Dengan nantinya bandara dan jalan tol beroperasi akan ada banyak potensi yang bisa dikembangkan.
“Jadi agar tidak hanya menonton tapi juga ikut jadi pelaku di dalamnya untuk membangun kota Kediri khususnya dan bangsa Indonesia umumnya,” tegas Adi Suwono.tam



