Lifestyle

Sempat Babak Belur, Dunia Vendor Wedding Perlahan Bangkit

satuwarta.id –  Penerapan PPKM di masa pandemi untuk menekan penyebaran covid-19, membuat sektor vendor pernikahan terpukul. Mulai dari wedding organizer, dekorasi, rias, kemudian fotografi, catering mengalami penurunan omzet yang sangat drastis.

Pukulan terparah pada dunia vendor wedding terjadi ketika PPKM darurat diberlakukan. Pernikahan di masa PPKM Darurat memang masih diperbolehkan, tapi kebanyakan calon pengantin lebih memilih melangsungkan pernikahan di KUA tanpa resepsi.

” Pernikahan di KUA yang berperan hanya rias, itu pun hanya rias untuk pengantin. Dan foto pun hanya foto untuk prosesi akad nikah. Otomatis seluruh pengusaha wedding mengalami penurunan omzet yang gila-gilaan, ” ujar Spec Director Wedding Expo Kediri Desi Novita Hapsari, Jumat, (03/12/2021).

Desi menuturkan sebelum pandemi, wedding organizer biasanya 8-10 pernikahan perbulan. Jumlah itu bisa lebih banyak pada vendor pernikahan lain yang tak terikat wedding organizer seperti fotografer atau dekorasi. Jumlah itu terjun bebas hampir separuh saat pandemi terjadi.

” Dekorasi dan rias bisa belasan. Foto bisa puluhan. Tapi setelah pandemi memang banyak menurun. Hampir separuh, ” tukas Desi lagi.

Desi juga menuturkan, pukulan tak hanya dari permintaan jasa vendor wedding berkurang. Tapi dari pendapatan per event pernikahan juga mengalami penurunan.  Aturan yang melarang resepsi dalam jumlah besar membuat total tamu yang diundang oleh tuan rumah menurun tajam.

” Hal itu berdampak ke pertama, harga WO pasti tidak sama seperti harga normal. Katering dari yang bisa pesan dua ribu sampai tiga ribu pack turun hanya menjadi ratusan. Kemudian yang lainnya pun pasti menurun seperti rias yang harusnya dirias orang banyak seperti panitia dan lain-lain menjadi simpel,  yang dirias hanya pengantin dan orang tua saja, ” tutur Desi, yang juga mengurusi wedding organizer bernama Adipati Organizer itu.

Belakangan, seiring dengan makin terkendalinya penyebaran covid-19 di Indonesia dan level PPKM juga pelan-pelan menurun, vendor wedding juga sedikit demi sedikit bangkit. 

Kebutuhan akan jasa vendor pernikahan dari masyarakat makin bertambah meskipun belum seramai seperti sebelum pandemi.

”  September berhasil naik sedikit demi sedikit. Di bulan November kemarin teman-teman sudah mulai ramai, sudah mulai hampir kembali normal seperti dulu meskipun tidak bisa seratus persen. Harapan kami di tahun depan kondisi masih tetap seperti ini bahkan mungkin bisa lebih membaik lagi.” tukas Desi lagi.bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close