Disemarakkan Festival Banjari Se-Jatim

satuwarta.id – Pelantikan pengurus Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) Ranting Tugurejo masa bhakti 2022/2024 disemarakkan dengan Festival Banjari (FESBAN) se-Jawa Timur,Minggu, (20/11/2022).
Menurut ketua Panitia Achmad Agung Nugroho kegiatan ini juga dilaksanakan untuk mempererat pemuda pemudi Desa Tugurejo dan menghidupkan kegiatan keagamaan di Desa Tugurejo. Ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut 55 kelompok Banjari dari berbagai daerah, dengan yang terjauh dari Ponorogo. Setiap tim banjari sendiri beranggotakan 9-10 orang. “Lebih membumikan sholawat dan mengajak pemuda untuk memiliki kegiatan positif,” ungkap Achmad Agung Nugroho.
Dilansir dari NU Online, Banjari adalah kesenian musik rebana yang memiliki keterkaitan sejarah pada masa penyebaran agama Islam oleh Sunan Kalijaga. Iramanya yang menghentak, variatif dan rancak membuat kesenian ini banyak digrandrungi masyarakat. Banjari dimainkan oleh beberapa orang, seluruh anggota harus saling kerja sama. Tiap anggota bertanggung jawab atas tugas masing-masing. Sementara itu lagu yang dibawakan dalam banjari adalah lagu religi seperti shalawat menyanjung Rasulullah.
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama atau yang disingkat dengan IPNU merupakan sebuah organisasi pelajar Nahdliyyin yang berdiri pada tanggal 24 Februari tahun 1954 di Semarang. Berada bawah naungan Jamiyyah Nahdlatul Ulama,IPNU merupakan tempat berhimpun, wadah komunikasi, wadah aktualisasi dan wadah yang merupakan bagian integral dan potensi generasi muda Indonesia secara utuh.
Sedangkan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama atau disingkat IPPNU adalah organisasi kepelajaran yang berstatus sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama. Organisasi ini lahir pada 2 Maret 1955 di Malang dan berkonsentrasi pada pembinaan dan pengkaderan pelajar-pelajar putri NU yang masih duduk di bangku sekolah atau madrasah tingkat menengah dan tingkat atas, serta mahasiswi di tingkat perguruan tinggi. tam



