NASIONALTEKNOLOGI

Sebulan 2.125 Hoax Terkait Covid-19 Ditemukan, Terbanyak di Facebook

satuwarta.id – Lebih dari dua tahun dalam situasi pandemi, peredaran disinformasi, hoaks, dan berita tidak benar terkait COVID-19 masih butuh perhatian dan layak diwaspadai.

Kendati pemahaman masyarakat
akan isu COVID-19 semakin baik, namun jumlah isu dan persebaran hoaks yang terus bertambah, tetap berisiko menimbulkan pengertian yang keliru di tengah masyarakat.

“Upaya menemukan dan menindaklanjuti hoaks COVID-19 terus dilakukan dan kami bekerja sama dengan banyak pihak termasuk platform media sosial. Tapi tidak dapat dipungkiri, peran masyarakat
tetap dibutuhkan agar hoaks dapat segera ditangkal,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate beberapa waktu lalu.

Menteri Kominfo mengatakan, dalam periode 23 Januari 2020 hingga 23 Februari 2022, Kementerian Kominfo
telah menemukan 2.125 isu hoaks COVID-19, dengan jumlah total sebaran mencapai 5.573 sebaran
di berbagai media sosial.

“Sebanyak 5.375 sebaran telah kita take down, dan 767 hoaks dikenakan penegakan hukum. Paling banyak sebaran hoaks berlangsung di Facebook, kemudian media sosial lainnya. Ini terus kita tindak
lanjuti,” ujarnya.

Sedangkan untuk isu tentang vaksin COVID-19, ditemukan sebanyak 465 hoaks, mencapai 2.650
sebaran. “Seluruhnya sudah kita take down,” tandas Johnny.

Ia menekankan, hoaks yang masih terus menyebar dapat menjadi kendala penanganan COVID-19 di Indonesia, sehingga harus terus dilawan dan ditangkal bersama.

“Karena itu, sangat penting bagi
masyarakat untuk peduli dan mengetahui bagaimana cara memastikan kebenaran
sebuah informasi,” lanjutnya.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close