Satu Poin Berharga bagi Persedikab di Laga Perdana 32 Besar

satuwarta.id – Laga perdana antara Persedikab melawan Persekabpas di Putaran 32 Besar Grup 8 Liga 1 Nasional 2023/2024 berakhir imbang dengan skor 1-1. Pelatih Persedikab Muslim Habibi menilai hasil seri itu menjadi modal berharga untuk melakoni laga kedua mendatang.
Laga pembuka yang berlangsung di Stadion Gajayana Malang, Minggu (12/5/2024) pukul 13.15 WIB tersebut menjadi kewaspadaan tersendiri bagi tim berjuluk Bledug Kelud. Selain enggan kehilangan poin, hasil laga perdana tentu menjadi motivasi besar bagi para pemain.
Muslim Habibi mengatakan, kewaspadaan itu akibat lawan Persedikab yakni Persekabpas Kabupaten Pasuruan ini keluar sebagai juara Grup N di putaran 80 besar sebelumya. Apalagi Persekabpas hanya kebobolan dua gol dari empat pertandingan.
“Kita melawan Persekabpas yang notabene adalah sebagai juara grup,” kata Habibi.
Meski bermain seri, Habibi mengaku hasil pertandingan itu menjadi modal tersendiri untuk melakoni laga kedua mendatang. Mengingat Grup 8 ini menjadi salah satu grup dengan persaingan ketat di Liga 1 Nasional 2023/2024.
“Saya rasa ini hasil yang maksimal dan kami akan fokus untuk melawan Tri Brata Rafflesia FC,” terangnya.
Sepanjang pertandingan yang bermain di bawah sinar terik matahari, Persedikab tampil lebih bersabar untuk menyimpan energi hingga pertandingan usai. Dengan menerapkan skema bagaimana tampil memperkokoh transisi bertahan dan mengandalkan serangan cepat, sejak awal babak pertama Persedikab ditekan oleh kubu Persekabpas.
Tim Bledug Kelud cukup kewalahan dengan strategi tersebut. Pressing tinggi yang dilakukan oleh kubu lawan membuat Persekabpas membuka keunggulan terlebih dahulu di menit 14’. Serangan berawal dari sisi sayap kemudian diumpan ke sisi tengah akhirnya disambut dengan sepakan oleh Yuansa. Persedikab tertinggal 1-0 sementara.
Selang lima menit kemudian, Persedikab mendapat peluang melalui tendangan bebas. Namun sangat disayangkan, peluang masih membentur mistar gawang. Upaya untuk mengembalikan keadaan pun terus dilakukan melalui serangan dari sisi kedua sayap Tim Bledug Kelud.
Usaha menciptakan peluang akhirnya berbuahkan hasil. Menit 24’, Persedikab mengembalikan keadaan melalui Yohanis Don Bosco usai memanfaatkan sepakan pojok. Skor kembali sama kuat 1-1 untuk kedua tim. Sekaligus skor bertahan hingga paruh pertama usai.
Memulai babak kedua, Persedikab terus berupaya menciptakan peluang. Terlihat Muslim Habibi memasukkan Nasikin menggantikan Rian Hidayat untuk tampil lebih menekan. Melihat pressing tinggi yang dilakukan pemain Persekabpas, membuat Tim Bledug Kelud cukup kesulitan untuk keluar dari tekanan.
Hal itu diketahui ketika upaya membangun serangan dari belakang diharuskan langsung disodorkan melalui umpan panjang. Berbagai serangan pun harus mentah di garis pertahanan lawan. Hingga pertengahan babak kedua kedudukan masih tak berubah.
Menjelang pertandingan usai, Persedikab mencoba memasukman beberapa pemain. Di antaranya Bagus Prasetya, Fata Brilian, dan Didit Agus Yulianto masuk menggantikan Eko Wahyudi, Azril Fajar Shodiq, dan Eka Sama Adi.
Namun pergantian tersebut tak mengubah keadaan bagi Persedikab. Hingga sang pengadil pertandingan meniup peluit panjang tanda selesainya laga perdana di putaran 32 besar, kedudukan berakhir sama kuat Persekabpas 1-1 Persedikab.
Dengan hasil tersebut Persedikab mendapat 1 poin di laga perdana Putaran 32 Besar Liga 1 Nasional 2023/2024. Serta menjadi poin berharga bagi Bledug Kelud untuk mengarungi laga-laga berikutnya melawan NZR Sumbersari dan Tri Brata Rafflesia FC.ind



