Lifestyle

Racikan Jamu Tradisional Rasa Milenial, Kaya Manfaat

satuwarta.id – Khasiat jamu sudah dikenal sejak jaman dulu. Belakangan dengan dunia medis semakin maju, dan juga obat semakin beragam jamu mulai sedikit terlupakan.

Tak mau jamu tradisional hilang tergerus jaman, pria asal Kota Kediri yang bernama Angga Pria Santoso menciptakan olahan baru jamu tradisional dengan rasa dan tampilan yang lebih familiar dengan anak muda.

Mengusung label Ngejamu Ang Kediri, warga  Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, mengkombinasikan jamu tradisional  dengan bahan minuman modern dengan menggunakan yakult, susu, milky dan toping madu.

Angga menceritakan konsep tersebut terinsipirasi dari sebuah tempat minum jamu di kota Jakarta dan Surabaya. Melihat konsep itu laris manis di kota besar, Angga pun menghadirka  “racikan” baru itu untuk anak-anak muda kota Kediri.

” Di Kediri saya melihat belum ada. Jadi saya coba Kembangkan di sini. Jamu varian baru yang lebih kekinian. Jamunya orang milenial, dengan teknik fushion di mix, ” ujar Angga.

Meski menjual jamu kekinian, Angga tidak melupakan jamu tradisional. Mengaku belajar membuat jamu dari resep warisan sang ibu, Angga juga menghadirkan jamu tradisional dalam botol di kedai jamunya. Kedai jamu itu berada di jalan Mastrip no 20 kota Kediri.

Untuk jamu kekinian dibandrol mulai Rp 4 ribuan per cup. Sementara jamu tradisional dalam botol bisa laku ratusan botol saat ramai. ” jamu memiliki banyak manfaat.  Bisa untuk menjaga daya tahan tubuh, ” pungkasnya. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close