RAPBD di Dok, Mas Dhito Prioritaskan Pertumbuhan-Pemulihan Ekonomi Kab Kediri

Raperda Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kediri tahun 2023 telah mendapatkan persetujuan DPRD Kabupaten Kediri untuk ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna, Selasa (15/11/2022) malam.Dalam raperda 2023, pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp2,8 triliun, belanja daerah Rp3,3 triliun. Adapun, pembiayaan meliputi penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp581,5 miliar dan pengeluaran pembiayaan daerah Rp40 miliar.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, melalui Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kediri M. Erfin Fatoni, menuturkan terkait pemulihan ekonomi, pada APBD 2023 nantinya akan difokuskan pada sejumlah bidang yakni Pariwisata, Pengembangan UMKM, Infrastruktur dan Pertanian.
“Pemulihan ekonomi melalui pembangunan infrastruktur, pengembangan pariwisata dan pemberdayaan UMKM untuk menopang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kediri,” tutur M. Erfin Fatoni. Sektor-sektor tadi menjadi fokus mengingat selain pada pemulihan ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kediri juga tengah berusaha mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Hal hampir senada sebelumnya juga diungkapkan Ketua DPRD Kabupate Kediri Dodi Purwanto. Dimana program prioritas dalam APBD 2023 selain pemulihan ekonomi, menurut Dodi, termasuk peningkatan sarana prasarana dan sektor pertanian. Meski begitu program prioritas itu tetap tidak mengenyampingkan sektor lainnya.tam



