SMSI Kediri Raya Gelar Literasi Media Bersama Dewan Pers dan IAIN Kediri
satuwarta.id – Dalam upaya meningkatkan edukasi dan literasi masyarakat terkait produk jurnalistik yang berkualitas, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kediri Raya bekerja sama dengan Dewan Pers dan IAIN Kediri menggelar kegiatan Literasi Media: Mewujudkan Kemitraan yang Berkualitas, Sosialisasi Peraturan Dewan Pers dan Etika Media.
Dalam kegiatan ini, Wakil Ketua Dewan Pers, M Agung Dharmajaya, menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap tata kerja jurnalistik yang baik serta perbedaan antara media massa dan media sosial. Ia mengungkapkan bahwa dengan literasi yang lebih baik, masyarakat dapat lebih selektif dalam mengonsumsi informasi.
“Ini menjadi penting. Harapannya, masyarakat mendapatkan pemahaman tentang media dan jurnalisme sehingga kepercayaan publik terhadap media juga meningkat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa bisnis media adalah bisnis kepercayaan. Jika media menyampaikan informasi dengan benar, kepercayaan publik terhadap media akan semakin kuat, sehingga ekosistem informasi juga menjadi lebih sehat.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota dan Kabupaten Kediri, mahasiswa, guru, kepala sekolah, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Ketua SMSI Kediri Raya, Yacob Bastian, berharap melalui kegiatan ini, para pemangku kepentingan dan pelaku media dapat berjalan beriringan dalam menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada publik.
“Di SMSI Kediri Raya, kami selalu mengingatkan teman-teman di lapangan untuk tetap menjaga kode etik jurnalistik. Etika dan kebenaran informasi adalah yang utama,” tegas Yacob.
Sementara itu, Rektor IAIN Kediri, Dr. H. Wahidul Anam, M.Ag, menambahkan bahwa masyarakat harus semakin bijak dalam memahami dan mengonsumsi literasi media. Dalam kesempatan ini, juga dilakukan penandatanganan MoU antara SMSI Kediri Raya dan IAIN Kediri untuk memperkuat kolaborasi dalam bidang literasi media.
“Saya berharap semua pihak belajar membaca literasi dengan bijak, sehingga masyarakat bisa memilah informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutupnya.tam



