Kenalan Dengan Royal Crown Music, Homeband Andalan Happy Asmara
satuwarta.id – Royal Crown Music atau yang sering disebut RC Music dan Happy Asmara adalah perpaduan yang sulit dipisahkan. Perpaduan harmoni antara Happy Asmara dan RC Music sudah menelurkan banyak karya yang disukai masyarakat Indonesia.
Royal Crown Music memang bukan sekadar band pengiring biasa. Mereka terdiri dari musisi berbakat dengan kemampuan mumpuni, di antaranya Wahyu Al Imani “Paman” (Guitar Lead), Egy Fajar (Guitar Rhythm), Vincenza Totti (Bassist), Adhitya Tommy (Drummer), Firman Wicaksono (Keyboard), Martinus C.S “Antok” (Keyboard), Delva Irawan (Gitar Akustik), dan Wildan Arif “Jacob” (Ketipung).
Awal terbentuknya Royal Crown Music tidak lepas dari perjalanan musik Happy Asmara. Ketika masih bersekolah, Happy pernah tergabung dalam sebuah band. Grup itu tidak berjalan lama, pasalnya setelah lulus, para anggotanya berpisah dengan kesibukan masing-masing.
Seiring dengan semakin menanjaknya karier musiknya, Happy Asmara ingin kembali membentuk band seperti semasa SMA.”Tapi yang bisa cuma Egy, dulu kentrung sekarang gitar. Awalnya Egy bersama pamannya, Wahyu, kebetulan panggilannya juga ‘Paman’,” kenang manajer Royal Crown Music, Puspo Widyo Nugroho, Minggu, (01/06/2025).
Sejak saat itu, Royal Crown Music terus berkembang dan mengalami beberapa kali pergantian personel hingga mencapai formasi saat ini. “Kalau untuk formasi yang sekarang, sejak 2022 kemarin,” tambahnya.
Seperti halnya Happy Asmara, sebagian besar anggota Royal Crown Music berasal dari Kediri. Jika Happy Asmara dikenal dengan musik pop Jawa dan pop koplo, anggota Royal Crown Music berasal dari berbagai latar belakang genre. “Beberapa genre. Ada yang dari pop, ada yang dari dangdut, di mix,” jelas Puspo.
Menggabungkan berbagai konsep musik dalam satu band bukan hal yang mudah. Para anggota Royal Crown Music, seperti halnya musisi lain, memiliki sisi idealis yang berbeda-beda. Ketika terjadi perbedaan pendapat dalam proses musik, musyawarah menjadi cara utama untuk menyatukan ide-ide mereka.
“Saat proses aransemen terkadang ada cek cok. Tapi Alhamdulillah bisa, ide-ide anak-anak bisa disatukan. Misal ada beberapa idealis masing-masing, kita mencoba menurunkan ego biar bisa jadi suatu aransemen yang baik. Kita juga selalu kompak,” ujar Puspo.
Dalam setiap penampilan bersama Happy Asmara, Royal Crown Music selalu menyesuaikan musik yang akan dibawakan, dengan melalui proses diskusi terlebih dahulu. “Misalnya Happy ada request sendiri, ada request terus dirembukan (didiskusikan) bareng anak-anak, seperti itu prosesnya,” tuturnya lagi. tam



