NEWSPENDIDIKAN

PKPPS Wali Barokah Lepas Santri Kelas 12 Angkatan Pertama

satuwarta.id – Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Wali Barokah menyelenggarakan Pelepasan Santri kelas 12 angkatan pertama di DMC Lantai 5 Ponpes Wali Barokah, Kota Kediri, pada Kamis, (22/5). Kepala Kementerian Agama Kota Kediri, A. Zamroni, yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan Pondok Pesantren pada hakikatnya justru dari ruh boarding inilah yang paling ideal untuk membentuk suatu karakter dasar anak-anak.

“Justru dalam model pondok pesantren inilah anak-anak kita itu terproteksi dari informasi liar, dari pergaulan bebas, dari kondisi lingkungan yang sekarang ini sangat membahayakan, termasuk dari pengaruh HP,” tegasnya.

A. Zamroni mengatakan, tahun ini akan terbentuk Dirjen baru yang berupa Direktur Jenderal Pontren yang khusus mengelola pondok pesantren. Sehingga kedepannya secara otomatis pondok pesantren punya standar yang sama. Pemerintah bukannya menghapus PKPPS, tapi menggantinya dengan yang lebih baru, yang lebih diperhatikan dan difasilitasi, jadi tidak ada istilah pendidikan kesetaraan.

“Mudah-mudahan segera terwujud, sehingga anak-anak kita legal-formalnya jelas, tidak ada perbedaan. Sehingga lulusan pondok pesantren sama dengan lembaga formal lainnya,” lanjutnya.

Ia juga mengungkapkan, para guru di pondok pesantren mempunyai waktu yang sangat cukup untuk membentuk karakter para santri. Lingkungannya diciptakan mendukung para santri menjadi bermoral. Dengan demikian tidak rugi sekiranya bapak-ibu mempercayakan anaknya untuk sekolah, dididik, dibentuk di dalam naungan Yayasan Wali Barokah.

“Anak-anakku, perjalanan kalian masih panjang, masih belum cukup kiranya hanya tamat di PKPPS, silahkan meneruskan di perguruan tinggi, jangan minder, ijazah kalian setara dengan ijazah SMA dan Aliyah,” pungkasnya.

Ketua Yayasan Wali Barokah H. Achmad Fawwaz Abd. Aziz merasa bangga bahwa pihaknya bisa mengadakan acara pelepasan santri kelas 12. Terlebih ini merupakan angakatan pertama. Ia juga mengapresiasi pihak guru yang selalu bersinergi untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Baik pendidikan sekolah maupun pesantren. “Harapannya ketika mereka mau melanjutkan ke jenjang berikutnya, kuliah, bekerja atau mungkin nikah, secara agama mereka sudah siap,” tutur H. Achmad Fawwaz.

Sementara itu Kepala PKPPS Ulya Wali Barokah H. Agus DS mengungkapkan, angkatan pertama ini pihaknya melepas 59 santri. Diantara beberapa santri ada yang mengikuti program Beasiswa Baznas. “Juga ada 2 santri kami yang diterima di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember melalui jalur seleksi prestasi akademik nasional (SPAN) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN),” ucap H.Agus DS. tam

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close