Ajak Warga Pilah Sampah dan Kurangi Plastik Sekali Pakai

satuwarta.id – Sampah menjadi permasalahan pelik di perkotaan. Seluruh komponen masyarakat perlu terus menerus berupaya menanggulangi persoalan sampah. Hal ini bisa dimulai dengan memilah sampah dari rumah dan mengurangi sampah sekali pakai.
Ketua TP PKK Kota Kediri sekaligus istri Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menuturkan masyarakat juga harus mulai memilah sampah dari rumah. Dimana sampah organik yang dihasilkan rumah tangga dapat dijadikan kompos.
Seperti yang dilakukan oleh Ecoton dan Ekolink warga Desa Tempurejo yang melakukan pelatihan pengomposan organik skala rumah tangga, Minggu (13/2/2022).
“Saya juga menekankan pada warga untuk memilah sampah dari rumah, saya pun sudah memulainya sejak 4 tahun yang lalu bahkan sekarang saya sudah meninggalkan pembalut sekali pakai dan beralih ke yang bisa berkelanjutan” ujar Bunda Fey.
Pada pelatihan pengomposan sampah organik, pertama dikenalkan tanah dikota Kediri yang subur dan tidak subur lalu dibuat perbandingan apakah memiliki dampak bagi tanaman.
Saat membuat pupuk kompos organik yang mana dibagi menjadi dua yaitu pupuk cair (mol) dan pupuk padat, bahan untuk membuat pupuk cair adalah bonggol pisang lalu untuk bahan pupuk padat terdiri dari daun kering, sampah dapur, kotoran hewan dan batang pisang.
Bunda Fey juga mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Hal tersebut bisa dimulai dengan mengubah kebiasaan kita. Seperti membawa tas atau kantong belanja sendiri saat ke pasar dan tidak lagi menggunakan sedotan plastik. bby



